ODGJ di Kediri Bunuh Ibu dan Pamannya, Dinkes Sebut Pelaku Kurang Patuh Minum Obat

Pria yang diduga membunuh ibu kandung dan seorang pamannya di Kediri, Jawa Timur, ternyata mengidap gangguan kejiwaan.

Editor: Claudia Noventa
(Dok.Polsek Gurah)
Petugas di lokasi pembunuhan anak terhadap ibu dan pamannya di Desa Tambakrejo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (19/1/2022). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Pria yang diduga membunuh ibu kandung dan seorang pamannya di Kediri, Jawa Timur, ternyata mengidap gangguan kejiwaan.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di Desa Tambakrejo, Kecamatan Gurah, Kediri, Jawa Timur, Rabu (19/1/2022).

Sangat penting, ketepatan penanganan orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ), sehingga persitiwa ini tak terulang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kediri Bambang Triyono Putro mengatakan, pelaku memang pasien ODGJ puskesmas setempat.

Baca juga: ABG 15 Tahun Aniaya Sepupu Hingga Tewas, Pelaku Sempat Sembunyi di Rumah Teman

"Yang bersangkutan kepatuhan minum obatnya kurang. Kalau kepatuhan kurang, bisa jadi muncul halusinasi atau hal lain sebagainya. Apalagi bila mana ada stressor," ujar Bambang kepada Kompas.com, Kamis (20/1/2022).

Oleh sebab itu, Bambang mengingatkan pentingnya mematuhi aturan saat merawat pasien ODGJ. Misalnya soal pengobatan, yang merupakan perawatan dasar.

Pengobatan yang rutin akan membuat pasien ODGJ menjadi terkendali sehingga kesempatan sembuh semakin tinggi.

"Kunci utamanya adalah kepatuhan minum obat," lanjut pejabat berlatarbelakang dokter ini.

Elemen yang tak kalah penting dalam penyembuhan ODGJ adalah dukungan dari lingkungan terdekatnya. Baik dari keluarga maupun tetangga sekitarnya.

Perhatian dari keluarga misal dengan memastikan obat dikonsumsi tepat waktu hingga dukungan lainnya yang bisa memperkuat pasien.

Keluarga juga diharuskan mempunyai pemahaman deteksi dini kekambuhan, agar pasien segera mendapatkan penanganan.

Baca juga: Waduh, Minyak Goreng Rp 14 Ribu Diburu Warga, Hypermart Mall Jayapura Terpaksa Batasi Penjualan

Baca juga: Modus Meditasi agar Lancar Menari, Pelatih Kesenian Cabuli 7 Muridnya yang Masih di Bawah Umur

Peranan lingkungan, kata Bambang, juga cukup sentral, yakni lingkungan sekitar yang mendukung dan turut memberdayakan pasien dalam bersosialisasi.

"Jangan diolok-olok yang malah menambah gejala stressor baru bagi pasien," lanjutnya.

Adapun akses layanan kesehatan jiwa di Kabupaten Kediri, menurut Bambang, sudah ada di setiap puskesmas seluruh wilayah Kediri.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved