Sabtu, 11 April 2026

Bisnis

Metaverse adalah Masa Depan Perbankan

Metaverse diperkirakan akan menjadi teknologi yang akan diterapkan perbankan Indonesia dalam beberapa tahun ke depan

Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
AP PHOTO/ERIC RISBERG
Apa Itu Metaverse? Cara Kerja Dunia Digital yang Dikembangkan Facebook 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA- Co-Founder dan Chief Editor digitalbank.id Safaruddin Husada mengatakan metaverse adalah masa depan perbankan.

Menurutnya, metaverse diperkirakan akan menjadi teknologi yang akan diterapkan perbankan Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

“Jadi tidak berlebihan kalau kita bilang bahwa teknologi metaverse adalah masa depan perbankan, termasuk perbankan di Indonesia. Banyak hal bisa dieksplor perbankan di metaverse untuk memberikan new experience bagi nasabah dan menciptakan customer satisfaction,” kata Safaruddin, Rabu (26/1/2022).

Baca juga: BI Optimis Pertumbuhan Ekonomi di 2022 Berkisar 4,7 hingga 5,5 Persen

Tak heran, saat ini sudah banyak bank di luar negeri, seperti di Korea Selatan yakni KB Kookmin Bank, Industrial Bank of Korea, NH Nonghyup dan Hana Bank menyatakan masuk ke metaverse untuk meningkatkan layanannya pada nasabah.

Selain itu, Bank of America, BNP Paribas, Bank of Kuwait dan Mecrobank di Swedia berencana masuk ke teknologi tersebut.

Pengalaman imersif yang ditawarkan metaverse bisa dikemas oleh perbankan sebagai pengalaman baru bagi nasabahnya yang bermuara pada kepuasan pelanggan.

Baca juga: Soal Utang Indonesia, Sri Mulyani: Kenaikan Utang Kita Lebih Terukur, Bahkan Dibanding Negara Maju

Ia menyebut, contoh paling jelas metaverse dapat memengaruhi perbankan, di mana interaksi pelanggan di masa pandemi banyak menawarkan layanan video tatap muka dengan nasabah dan menggunakan mesin teller interaktif menggunakan konektivitas video, serta fungsionalitas yang lebih kuat daripada ATM.

“Riset terbaru yang dipublikasikan Digital Banking Report menemukan bahwa hampir setengah dari eksekutif layanan keuangan yang disurvei percaya bahwa 1 dari 5 pelanggan akan menggunakan teknologi virtual atau augmented reality untuk transaksi sehari-hari," paparnya.

Pakar Transformasi Digital Bayu Prawira Hie menambahkan, teknologi metaverse sangat tepat digunakan perbankan yang punya layanan priority banking atau private banking.

Baca juga: Fokus Transformasi Ekonomi Digital, Jokowi Undang Pelaku Usaha Multinasional Investasi

“Karena tuntutan perkembangan zaman memang seperti itu. Saya yakin akan banyak bank di Indonesia yang akan masuk ke metaverse. Sekarang ini banyak milenial dan anak-anak muda yang uangnya banyak, menjadi nasabah prioritas atau bahkan private banking," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved