KKB Papua

Lekagak Telenggen, Komandan KKB Sekaligus Inisiator Sejumlah Penembakan di Papua

Sejumlah teror kerap dilancarkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di bawah komando pria brewok yang tampak gagah mengangkat senjata modern.

IST/Tribun Makassar
Lekagak Telenggen, pentolan KKB Papua 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Nama Lekagak Telenggen sering disebut dalam berbagai pemberitaan terkait penembakan di wilayah pegunungan tengah Papua.

Sejumlah teror kerap dilancarkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di bawah komando pria brewok yang tampak gagah mengangkat senjata modern tersebut.

Adapun daerah yang menjadi sasaran gangguan kelompok yang dikomandoi Lekagak, seperti Kabupaten Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, dan Mimika.

Baca juga: KKB Tiba-tiba Serang Pos TNI Gome dan Tewaskan 3 TNI, Panglima Andika: Tak Ada Provokasi dari TNI

Selain aparat TNI atau polisi, warga sipil juga tak luput dari bulan-bulanan teror Lekagak Telenggen Cs.

Bahkan, ia tak segan-segan membunuh sasarannya secara sadis.

Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengungkapkan, rentetan perjalanan Lekagak Telenggen dan kompradornya dimulai oada 2018 di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

Lekagak Telenggen bertindak sebagai inisiator penyerangan warga sipil dan aparat keamanan.

"2018 itu semua kelompok yang ada di daerah Mulia (Puncak Jaya), Sinak (Puncak), mereka berkumpul di Ilaga untuk membangun rencana menuju PT Freeport. Mereka berkumpul di sana, bukan menguasai Puncak," ujar Fakhiri, melansir Kompas.com, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: 3 Prajurit Gugur di Puncak Papua, Panglima TNI: Tidak Ada Provokasi, Justru Kami yang Diserang

Kala itu, pimpinan Lekagak Telenggen yang berasal dari Ilaga, lalu KKB pimpinan Sabinus Waker yang berasal dari Intan Jaya, bergabung menuju Tembagapura, Kabupaten Mimika, untuk menganggu operasional PT Freeport Indonesia.

Namun, rencana KKB itu terlah diketahui aparat keamanan yang kemudian membuat langkah antisipasi dengan melakukan penyekatan wilayah.

Hanya KKB pimpinan Jhony Botak yang berada di Kali Kopi, yang sempat berhasil masuk ke kawasan perkantoran PT Freeport Indonesia.

Sementara kelompok dari luar Mimika berhasil dihalau.

Kegagalan KKB masuk area Freeport kemudian membuat keamanan di Intan Jaya menjadi tidak kondusif.

Pada 14 April 2021, Lekagak Telenggen Cs menembak seorang warga sipil yang bekerja sebagai tukang ojek hingga tewas, di Kampung Eromaga, Distrik Omkia, Kabupaten Puncak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved