Kronologi Pengusaha Muda Dibunuh dan Barang Dijarah Sopir Pribadinya, Pelaku Baru Kerja 2 Minggu

Seorang pengusaha muda di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, berinisial B dibunuh sopir pribadinya MYS (28).

Editor: Claudia Noventa
TRIBUN MEDAN
ILUSTRASI - Seorang pengusaha muda di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, berinisial B dibunuh sopir pribadinya MYS (28). 

“Tersangka ini dengan inisial MYS bekerja sebagai karyawan yang bersangkutan, sebagai sopir pribadi yang bersangkutan,” jelas Kapolres Nganjuk, AKBP Boy Jeckson, Selasa (8/2/2022).

“(MYS) baru kurang lebih dua minggu bekerja melayani korban,” lanjut Boy Jeckson.

Baca juga: Jasad Siswi SMA yang Dibunuh Mantan Pacar Ditemukan Ayah Tiri Pelaku, Dikubur Sedalam 40 Sentimeter

Polisi mengintrogasi MYS (memakai baju tahanan), Minggu (6/2/2022) siang.
Polisi mengintrogasi MYS (memakai baju tahanan), Minggu (6/2/2022) siang. (KOMPAS.COM/USMAN HADI)

Gaji Tak Dibayarkan

Tak hanya itu, lanjut Boy Jeckson, tersangka MYS juga mengaku sering diminta bekerja lembur hingga larut malam.

Namun gaji tak diberikan sebagaimana mestinya.

“Motif pelaku yaitu adanya rasa sakit hati, ingin balas dendam karena perlakuan dari korban yang kurang kooperatif atau sering memarah-marahi korban,” papar Boy Jeckson.

“Bahkan ada beberapa kewajiban-kewajiban korban seperti membayar gaji dan sejenisnya itu tidak dipenuhi oleh korban, sehingga pelaku merasa sakit hati terhadap korban,” tuturnya.

Baca juga: Kronologi Siswi SMA Dirudapaksa lalu Dibunuh Mantan Pacar hingga Jasad Ditemukan Ayah Tiri Pelaku

Kronologi

Insiden pembunuhan ini terjadi saat korban bersama MYS hendak memarkirkan kendaraannya di persewaan garasi mobil, Jalan dr Soetomo Nganjuk pada Jumat (4/2/2022) malam.

Keduanya datang ke persewaan garasi mobil sepulang dari toko mebel yang dikelola korban.

“Nah, pada saat masuk ke garasi tersebut langsung dieksekusi oleh si tersangka. Alat yang digunakan adalah satu bilah parang yang dipesan yang bersangkutan (MYS) secara online, kemudian dikirim secara COD, itulah alat yang digunakan,” kata Boy.

Setelah menghabisi korban, jelas Boy Jeckson, MYS mengambil kunci toko mebel dari saku korban.
Lalu tersangka menjarah isi toko dan barang-barang berharga di rumah korban.
Di antara barang yang dijarah MYS yakni sebuah laptop, ponsel, uang tunai kurang lebih Rp 6 juta, dan mobil pikap yang dijual di daerah Blitar.

“Kemudian di dalam rumah yang bersangkutan (tersangka) mengambil harta korban yang ada di dalam kamar. Sehingga ada percikan-percikan darah yang tercecer di seprai kamar korban,” papar Boy Jeckson.

“Itu kami jadikan sebagai barang bukti kami, yang saat ini sudah kami kirimkan ke Labfor untuk mengidentikkan dengan jenis darah korban,” sebutnya.

Pintu luar garasi mobil lokasi ditemukannya pemuda bersimbah darah di Nganjuk dipasang police line
Pintu luar garasi mobil lokasi ditemukannya pemuda bersimbah darah di Nganjuk dipasang police line (KOMPAS.COM/USMAN HADI)

Baca juga: Berawal Kecurigaan Bidan, Terungkap Ibu Paksa Keluarkan Janin dari Kandungan Putrinya

Buang Parang

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved