Sosok

Menangis Haru, Lukas Enembe Kenang Bandara Mamit Semasanya Kecil: Dulu Hanya Lapangan Rumput

Tangisan haru orang nomor satu di Papua itu bermakna bangga terhadap perkembangan pembangunan infrastruktur yang terjadi

Tribun-Papua.com/Istimewa
Gubernur Papua Lukas Enembe menandatangani prasasti Bandar Udara Mamit, Distrik Mamit, Kabupaten Tolikara. (Dok: Dian Mustika) 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Bahkan seorang Gubernur Papua, Lukas Enembe, tak mampu membendung air matanya kala meresmikan Bandara Mamit, di Distrik Kembu, Kabupaten Tolikara.

Tangisan haru orang nomor satu di Papua itu bermakna bangga terhadap perkembangan pembangunan infrastruktur yang terjadi.

Mamit selalu memiliki tempat istimewa di hati seorang Lukas Enembe.

Bagaimana tidak, di sanalah honai dari suami Yulce Enembe itu dilahirkan dan dibesarkan.

Tak heran pria berusia 54 tahun itu mengingat persis kondisi Kampung Mamit semasa ia masih kecil.

Lukas merenung tentang kondisi serba tertinggal di daerah itu.

Baca juga: Sukses PON, Persatuan Wartawan Indonesia Beri Lukas Enembe Penghargaan

 “Dulu, bandara ini masih jauh dari sederhana. Hanya lapangan rumput,” kenang Lukas Enembe, sebagaimana tertera dalam rilis pers yang diterima Tribun-Papua.com, Kamis (10/02/2022).

Katanya, hanya pesawat perintis berukuran kecil saja yang mampu mendarat dan lepas landas.

“Itupun terbatas,” akunya.

Bahkan sampai Lukas pertama keluar dari kampung tersebut, lintasan bandara masih dari rumput.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved