Nasional

Perubahan Tantangan Bisnis Sawit, Ekonom: Peningkatan Produktivitas

Ekonom Senior Indef Bustanul Arifin melihat ke depan akan menjadi peningkatan produktivitas, efisiensi industri, dan diversifikasi produk hilir

(KOMPAS.com/ALEK KURNIAWAN)
Ilustrasi kebun sawit 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Jikalau sebelumnya industri sawit berkutat dengan pembukaan lahan baru dan kampanye negatif, maka pelaku usaha perkebunan sawit harus mempersiapkan diri menghadapi perubahan tantangan bisnis.

Ekonom Senior Indef Bustanul Arifin melihat ke depan akan menjadi peningkatan produktivitas, efisiensi industri, dan diversifikasi produk hilir.

Terlebih pemerintah juga diperkirakan memperpanjang kebijakan moratorium lahan sawit baru.

“Tantangan industri sawit saat ini berubah menjadi peningkatan produktivitas, efisiensi industri, dan diversifikasi produk hilir, bukan hanya untuk pangan tapi juga untuk ragam Biofuel,” jelas Bustanul yang merupakan juga Anggota Tim Asistensi Menko Perekonomian.

Sementara itu, semakin membaiknya penerimaan masyarakat terhadap produk sawit, tidak terlepas dari upaya perusahaan perkebunan.

Saat ini perusahaan sudah mulai konsisten dalam menerapkan sistem budidaya yang memperhatikan keseimbangan lingkungan.

Mulai dari pelestarian hutan dan satwa hingga menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan operasional perusahaan.

Bustanul menjelaskan, dari potensi permintaan produk derivatif CPO juga terus menunjukkan peningkatan.

Kebijakan pemerintah membatasi ekspor CPO dalam bentuk bahan mentah juga perlu direspons dengan meningkatkan produksi produk hilir, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor produk jadi. 

“Diversifikasi produk hilir tidak hanya akan menambah pangsa pasar produk sawit di masyarakat, tetapi juga meningkatkan nilai tambah produk sawit. Perubahan ini pada akhirnya bisa menambah lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Bustanul.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved