Valentine Day

Satpol PP Larang Penjualan Kondom di Minimarket Jelang Valentine Day

Satpol PP juga mengimbau minimarket agar tidak menjual kondom pada malam valentine. Mereka berpesan agar masyarakat tetap di rumah masing-masing.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Ilustrasi Kondom (Doctormums.com) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) melarang penjualan alat kontrasepsi menjelang hari valentine.

"Saya mengharapkan kepada semua pihak dan masyarakat tidak membeli alat kontrasepsi," ujar Kepala Satpol PP Bone, Andi Akbar, Minggu (13/2/2022).

Ia juga mengimbau minimarket agar tidak menjual pada malam valentine.

Baca juga: Sambut Valentine Day, Sat Pol PP Razia Kondom dan Tisu Magic di Minimarket

Baca juga: Jelang Valentines Day, Pusat Perbelanjaan di Jayapura Hadirkan Paket ‘Kasih Sayang’

Akbar menduga, alat tersebut rentan disalahgunakan.

"Ini untuk mencegah penyalahgunaan Lat tersebut," terangnya.

Lanjutnya, ia berpesan agar masyarakat tetap di rumah masing-masing.

"Tidak boleh ada kerumunan karena kita masih berada pada masa pendemi Covid-19," katanya.

Terlebih saat ini Covid-19 telah bermutasi menjadi Omicron.

"Penyebarannya lebih cepat dibandingkan sebelumnya," tutur Akbar.

Baca juga: Aktivis Perempuan Papua Memaknai Valentine Day: Pengorbanan Menghargai Hak Setiap Orang

Selain itu ia mengingatkan agar masyarakat mengurangi mobilitas di luar rumah.

"Kalau tidak ada kepentingan tetap di rumah," katanya.

Andi Akbar berharap kepada masyarakat untuk mensukseskan program vaksinasi.

"Bagi masyarakat yang belum divaksin segera ke tempat vaksinasi baik Puskesmas maupun gerai yang telah ditetapkan," ucapnya.

Ia akan menindak tegas masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan ketat. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved