Penjelasan BKN terkait Aturan CPNS yang Ajukan Pindah Dianggap Mengundurkan Diri

Tak sedikit para pencari kerja yang berkeinginan menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Editor: Claudia Noventa
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
CPNS - Tak sedikit para pencari kerja yang berkeinginan menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Tak sedikit para pencari kerja yang berkeinginan menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Hal itu lantaran PNS adalah salah satu pekerjaan yang dianggap dapat menjamin kelangsungan hidup, bahkan hingga masa tua.

Bagi para calon PNS atau yang biasa disingkat CPNS, harus mempertimbangkan salah satu faktor penting mengenai komitmen untuk bekerja sesuai dengan penempatan formasi yang dilamar dalam kurun waktu tertentu.

Baca juga: Beberapa Kriteria Tenaga Honorer yang Bisa Diangkat Jadi CPNS, serta Proses Seleksinya

Baca juga: Tak Ada Seleksi CPNS 2022, Cek Daftar Formasi yang Dibutuhkan pada Seleksi PPPK

Pasalnya, selain memenuhi kualifikasi jabatan dan lulus seleksi, pelamar CPNS juga diminta berkomitmen terhadap formasi yang dilamar.

Lantas, apakah CPNS yang mengajukan pindah dianggap mengundurkan diri?

Dianggap mengundurkan diri

Pemerintah mengatur kebijakan tersebut bersamaan dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPAN-RB) terkait pengadaan CPNS diterbitkan Pada seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2021, kebijakan tersebut diterbitkan melalui PermenPAN-RB Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pengadaan PNS Tahun 2021.

Baca juga: Perbedaan Penerimaan PPPK dan PNS, Tak akan Ada Rekrutan CPNS 2022

"Pelamar wajib membuat surat pernyataan bersedia mengabdi pada instansi pemerintah yang bersangkutan saat melamar dan tidak mengajukan pindah dengan alasan pribadi paling singkat selama 10 tahun sejak diangkat sebagai PNS," bunyi Pasal 52 ayat (1) Permenpan RB Nomor 27 Tahun 2022.

"Dalam hal pelamar sudah dinyatakan lulus oleh PPK, tetap mengajukan pindah, yang bersangkutan dianggap mengundurkan diri," lanjut bunyi ayat (2).

Penjelasan BKN

Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN), Satya Pratama mengatakan, pengadaan CASN, khususnya CPNS, dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan formasi instansi-instansi.

Dalam seleksi CASN, imbuhnya, para peserta seleksi CASN melamar ke formasi yang spesifik untuk mengisi kebutuhan personel di instansi.

"Kalau setelah diterima terus minta pindah, maka posisi atau formasi yang dilamar akan kosong," ujar Satya, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (15/2/2022) siang.

"Oleh karena itu, peserta diminta menandatangani surat pernyataan tidak minta pindah atau mutasi dalam periode waktu tertentu," sambung dia.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved