Papua Terkini

Imigrasi Kanwilkumham Papua Gelar Operasi Gabungan di Perairan RI-PNG

Suzana Wanggai menilai, operasi gabungan pengawasan orang asing tersebut menjadi penguat sinergitas antara berbagai pihak.

Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Papua melaksanakan operasi gabungan pengawasan orang asing di perairan RI-PNG, Kamis (17/2/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Papua, menggelar operasi gabungan di perairan RI-PNG, Kamis (17/2/2022).

Ini sebagai tindak lanjut Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Tingkat Provinsi Papua 2022.

Kakanwil Kemenkumham Wilayah Papua Anthonius Ayorbaba mengatakan, operasi gabungan dilakukan untuk memastikan kedaulatan di laut yang perlu diawasi.

"Kemudian yang kedua bahwa, dengan analisis intelijen, modus yang dilakukan membawa barang-barang terlarang dari PNG, banyak menggunakan akses laut," jelasnya kepada Tribun-Papua.com.

Baca juga: Antisipasi Lintas Batas Ilegal di Perbatasan RI-PNG, Polisi Bersama Imigrasi Gelar Sweping

Akses laut dirasa lebih mudah, dan dari informasi lokasi ataupun jalur-jalur peredaran Narkoba yang ada dan didapati, maka Timpora Provinsi Papua melakukan operasi gabungan untuk meninjau lokasi tersebut.

Sementara itu, Kepala Badan Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri Provinsi Papua Suzana Wanggai, menyampaikan apresiasi yang luar biasa, terkait gelaran operasi gabungan tersebut.

"Kami sebagai salah satu anggota Timpora Papua 2022, menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih, karena telah dilibatkan untuk mengikuti operasi gabungan pengawasan orang asing di perairan RI-PNG ini," ucapnya.

Suzana menilai, operasi gabungan pengawasan orang asing tersebut menjadi penguat sinergitas antara berbagai pihak.

Baca juga: 61 WNA Dideportasi dari Papua, Kemenkumham: Mulai dari PNG hingga Ukraina

"Sebagaimana diketahui, kita memiliki perbatasan laut dan darat dengan Papua Nugini, dan selama ini laut yang menjadi salah satu jalur akses penyelundupan ganja ataupun narkoba ke wilayah Indonesia," terang Suzana.

Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Papua Novianto Sulastono menyebut, operasi gabungan Timpora Provinsi Papua merupakan tindak lanjut dari kegiatan rapat Timpora sebelumnya.

"Kami ingin memastikan pengawasan keberadaan orang asing di Papua ini terus dalam pemantauan, dan juga wujud nyata untuk pelaksanaan fungsi masing-masing instansi yang tergabung dalam Timpora, dapat berjalan optimal," jelasnya.

Pantaruan Tribun-Papua.com di perairan perbatasan RI-PNG, ada beberapa lokasi yang ditinjau dan merupakan jalur transit peredaran Narkoba di Jayapura.

Baca juga: Ada Oknum Pejabat di Pemkab Mimika Masuk Daftar Cekal Imigrasi

Sea Rider 03 Satrol Lantamal X Rein S Huwae sembari berlayar, menyampaikan kepada Tribun-Papua.com, soal adanya beberapa lokasi yang telah terdeteksi sebagai jalur transit penyelundupan Narkoba dari Papua Nugini ke Jayapura.

Lokasi-lokasi tersebut di antaranya, Kampung Vietnam Argapura, Kampung Nelayan Hamadi, Jembatan Hamadi Holtekamp dan sekitarnya, daerah PLTU, Pasir II Holtekamp, dan Dok VII.

Semua lokasi yang disebutkan tersebut, telah ditinjau secara langsung oleh Timpora Provinsi Papua 2022. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved