Sebelum Lakukan Penangkapan, Polisi Telah Intai Pelaku Pembobolan Mesin ATM di Kaltim

Polisi menangkap pelaku pembobolan enam mesin ATM bernisial AT (29) yang merupakan warga asal Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim)

(TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO Direktorat )
Konferensi pers pengungkapan Dit Reskrimum Polda Kaltim atas pembobolan mesin ATM oleh seorang tersangka berinisial AT, Kamis (17/2/2022). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Polisi menangkap pelaku pembobolan enam mesin ATM bernisial AT (29) yang merupakan warga asal Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Pelaku telah beraksi di tiga daerah, yakni Kutai Kartanegara, Kutai Barat, dan Kota Samarinda yang akhirnya ditangkap setelah terpantau CCTV pada 5 Januari 2022 lalu.

"Pada saat beraksi, kami tunggu, kami intai, kemudian kami tangkap. Itu kami pantau melalui CCTV di area mesin ATM," terang Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yusuf Sutejo saat dihubungi Kompas.com, Jumat (18/2/2022).

Dari aksi kriminalnya itu, pelaku berhasil mengantongi uang hingga Rp 2,4 miliar.

Baca juga: Polisi Sebut Pelaku Pembobolan 6 ATM Punya Teknik Khusus hingga Bisa Gasak Uang Rp 2,4 Miliar

"Dari hasil pembobolan itu, tersangka berhasil mengantongi uang senilai Rp 2,4 miliar," ungkap 

Pelaku melancarkan aksinya sudah lima bulan sejak September 2021.

Pelaku merupakan mantan karyawan dari salah satu perusahaan teknis perawatan dan perbaikan mesin ATM.

Karenanya dia menguasai modus dari pekerjaan sebelumnya.

"Tersangka memilih keluar (resign) dari perusahaannya, dan bekerja secara freelance dengan pekerjaan sama, tapi dengan niatan memperkaya diri sendiri," ucap Yusuf.

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pembobolan Mesin ATM, Gasak Rp 2,4 Miliar dalam 3 Bulan

Polisi tak banyak bicara mengenai modusnya karena dikhawatirkan akan menjadi dalih bagi pihak lain untuk mengikuti jejak tersangka.

Setelah menguras isi ATM, pelaku menggunakan uang tersebut untuk foya-foya di Bali.

"Dia sempat sewa helikopter saat jadi turis lokal di Bali," beber dia.

Saat dibekuk, dari tangan tersangka, polisi mengamankan beberapa barang bukti seperti ponsel, tas, televisi layar datar, sepatu dan beberapa barang lainnya dengan nilai yang tidak murah.

Dijelaskan Yusuf, kasus pembobolan ATM tersebut baru terungkap setelah pihak bank menyadari ada kehilangan uang di ATM tanpa ada kerusakan mesin ATM.

Baca juga: Pria yang Bobol 6 Mesin ATM dan Gasak Uang Rp 2,4 Miliar di Samarinda Ternyata Seorang Terknisi

Pihak bank lalu mencurigai dan melaporkan hal tersebut ke polisi.

Kini tersangka dijerat Pasal 363 KUHP Juncto Pasal 64 dan 65 KUHP dengan ancaman hukuman 8 tahun penjara.

(*)

Berita lainnya terkait pembobolan mesin ATM

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Raup Rp 2,4 Miliar dari Bobol 6 ATM, Pria di Samarinda Sewa Helikopter ke Bali

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved