Papua Terkini

BI Papua Gelar TOT CBP, Sosialisasi Qris dan Co-Host GBBI

Ini upaya mendukung sistem pembayaran secara digital, Bank Indonesia sejak tahun 2019 telah mengimplementasikan QRIS.

Tribun-Papua.com/ Aldi
JAYAPURA TERKINI - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Juli Budi Winantya, saat berbelanja menggunakan QRIS di salah satu lapak UMKM, Senin (21/2/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua gelar Training of Trainers (TOT) Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, seeta sosialisasi QRIS dan penyelenggaraan Co-Host GBBI.

Berdasarkan pantauan Tribun-Papua.com Senin (21/2/2022), kegiatan tersebut berlangsung di Aula Samudera Loka Mako Lantamal X Jayapura, dan diikuti oleh para prajurit TNI.

Kepada Tribun-Papua.com, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Juli Budi Winantya mengatakan, dalam upaya mendukung sistem pembayaran secara digital, Bank Indonesia sejak tahun 2019 telah mengimplementasikan QRIS.

"Implementasi standar tersebut, sebagai langkah awal transformasi Sistem Pembayaran Indonesia, dalam membantu percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan digital," jelas Juli.

Juli menyampaikan, dengan hadirnya QRIS memungkinkan pembayaran melalui QR untuk saling terhubung, sehingga masyarakat dapat bertransaksi secara Cemumuah yaitu Cepat, Mudah, Murah, Aman dan Handal.

Baca juga: Transaksi Digital Tembus Rp 4.314,3 Triliun, Gubernur BI: Karena Masyarakat Gemar Belanja Online

Baca juga: 2 Tahun Pandemi Covid-19, Gubernur BI: Butuh Inovasi dan Transformasi untuk Pulih Bersama

Baca juga: Bank Indonesia Target 15 Juta Pengguna Baru QRIS

Dikatakan Juli, hingga Desember 2021, tercatat sekitar 102 ribu merchant yang telah menggunakan QRIS di wilayah Provinsi Papua, dan akan terus ditingkatkan bekerjasama dengan penyelenggara jasa sistem pembayaran.

"Kalau kita lihat dari skala nasional telah mencapai 14,8 juta merchant QRIS, dengan nominal transaksi sebesar Rp 4,37 triliun dan volume transaksi mencapai 58,8 juta," sebutnya.

Tidak hanya dalam aspek pengembangan non tunai, dikatakan Juli, dalam berbagai program yang terus diupayakan oleh Bank Indonesia untuk mengakselerasi pemahaman masyarakat.

"Khususnya, terkait Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) dan Cinta Bangga Paham Rupiah (CBP), merupakan suatu gerakan nasional yang bertujuan, agar masyarakat Indonesia mencintai dan menggunakan karya anak bangsa, utamanya produk UMKM lokal," sambungnya.

Salah satu bentuk mendukung produk lokal, melalui showcase UMKM yang dilaksanakan di Lantamal X, BI Papua menghadirkan 10 UMKM yang bergerak di berbagai sektor mulai dari kriya, kuliner dan ritel.

Baca juga: Transaksi QRIS Terus Meningkat, Bank Indonesia Jajaki Kerja Sama QRIS Antar Negara

"Tentu saja, dalam hal mengimplementasikan pembayaran non tunai, maka UMKM tersebut telah didaftarkan sebagai merchant QRIS," tambahnya.

Sehingga diharapkannya, pengguna dapat merasakan secara langsung (user experience) menggunakan QRIS, untuk berbelanja produk-produk UMKM.(*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved