Fakta Penemuan Pasutri yang Tewas di Gudang Pupuk, Anaknya Menangis Sendiri hingga Posisi Korban

Pasangan suami istri (pasutri) bernama Azmul dan Fitri, ditemukan tewas tertimpa karung pupuk di tempatnya bekerja, pada Sabtu (19/2/2022). 

Editor: Claudia Noventa
ntmcpolri.info
ILUSTRASI - Pasangan suami istri (pasutri) bernama Azmul dan Fitri, ditemukan tewas tertimpa karung pupuk di tempatnya bekerja, pada Sabtu (19/2/2022).  

TRIBUN-PAPUA.COM - Pasangan suami istri (pasutri) bernama Azmul dan Fitri, ditemukan tewas tertimpa karung pupuk di tempatnya bekerja, pada Sabtu (19/2/2022). 

Keduanya ditemukan di gudang pupuk milik Zainudin (45) di Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Kepala Urusan (Paur) Humas Polres Rohul Aipda Mardiono Pasda mengatakan, jasad kedua korban diketahui berawal dari anak korban berinisial AF (4) menangis di luar gudang, sekitar pukul 07.00 WIB.

Petugas kepolisian dan warga mengevakuasi jasad pasutri yang tewas ditimpa karung pupuk di Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Sabtu (19/2/2022).
Petugas kepolisian dan warga mengevakuasi jasad pasutri yang tewas ditimpa karung pupuk di Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Sabtu (19/2/2022). (Dok. Polres Rohul)

Baca juga: Praka Fermansyah, Anggota TNI yang Jadi Korban Penembakan KKB Berasal dari Papua

Baca juga: Fakta Bocah 11 Tahun Dipaksa Ibu Jadi Juru Parkir, Harus Dapat Rp 200 Ribu hingga Sering Disiksa

Kronologi

Anak korban ditemukan warga sedang menangis tanpa orangtuanya.

Tetangga lantas menghubungi pemilik gudang bernama Zainuidin.

Zainuidin yang datang dan melihat sang anak berada di teras gudang pupuk.

Namun saat itu, Zainudin tidak menemukan kedua orangtua anak tersebut di gudang.

"Pelapor (Zainurdin) mencoba mencari Azmul dan Fitri ke sekitar gudang dan juga Pasar Baru, namun tidak jumpa," kata Mardiono, dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Sabtu malam.

Pada pukul 11.30 WIB, Zainudin kembali masuk ke dalam gudang bersama dengan temnnya Tarik, Iyan, Abdi, dan Carles.

Saat pencarian, kata Mardiono, saksi melihat ada tangan yang tertimbun pupuk, mereka pun yakin bahwa itu adalah korban.

Melihat itu, pemilik gudang pun langsung melaporkannya ke Polsek Ujung Batu.

Baca juga: Ibu Rumah Tangga Ditangkap setelah Ngaku Jual Minyak Goreng Murah, Korban Sudah Transfer Rp 17 Juta

Polisi yang mendapat laporan itu langsung mendatangi lokasi. Petugas bersama sejumlah warga membongkar karung pupuk untuk mengevakuasi kedua korban.

"Setelah dilakukan pembongkaran pupuk ditemukan dua orang yang tertimbun karung pupuk yang sudah meninggal dunia," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved