Papua Terkini

Implementasi QRIS, Nikmati Transaksi Cemumuah

Hingga Desember 2021, tercatat sekitar 102 ribu merchant yang telah menggunakan QRIS di wilayah Provinsi Papua

istimewa
ilustrasi transaksi digital 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Juli Budi Winantya mengatakan hadirnya QRIS memungkinkan pembayaran melalui QR untuk saling terhubung, sehingga masyarakat dapat bertransaksi secara Cemumuah yaitu Cepat, Mudah, Murah, Aman dan Handal.

Hal ini disampaikan Juli dalam Sosialisasi QRIS, Training of Trainers (TOT) Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, serta penyelenggaraan Co-Host GBBI di Aula Samudera Loka Mako Lantamal X Jayapura, Senin (21/02/2022).

Dikatakan Juli, hingga Desember 2021, tercatat sekitar 102 ribu merchant yang telah menggunakan QRIS di wilayah Provinsi Papua, dan akan terus ditingkatkan bekerjasama dengan penyelenggara jasa sistem pembayaran.

Baca juga: Bank Indonesia Target 15 Juta Pengguna Baru QRIS

"Kalau kita lihat dari skala nasional telah mencapai 14,8 juta merchant QRIS, dengan nominal transaksi sebesar Rp 4,37 triliun dan volume transaksi mencapai 58,8 juta," sebutnya.

Tidak hanya dalam aspek pengembangan non tunai, dikatakan Juli, dalam berbagai program yang terus diupayakan oleh Bank Indonesia untuk mengakselerasi pemahaman masyarakat.

"Khususnya, terkait Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) dan Cinta Bangga Paham Rupiah (CBP), merupakan suatu gerakan nasional yang bertujuan, agar masyarakat Indonesia mencintai dan menggunakan karya anak bangsa, utamanya produk UMKM lokal," sambungnya.

Baca juga: Transaksi Digital Tembus Rp 4.314,3 Triliun, Gubernur BI: Karena Masyarakat Gemar Belanja Online

Salah satu bentuk mendukung produk lokal, melalui showcase UMKM yang dilaksanakan di Lantamal X, BI Papua menghadirkan 10 UMKM yang bergerak di berbagai sektor mulai dari kriya, kuliner dan ritel.

"Tentu saja, dalam hal mengimplementasikan pembayaran non tunai, maka UMKM tersebut telah didaftarkan sebagai merchant QRIS," tambahnya.

Sehingga diharapkannya, pengguna dapat merasakan secara langsung (user experience) menggunakan QRIS, untuk berbelanja produk-produk UMKM.

Baca juga: Soal Realisasi Investasi, Bahlil: Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh Meski Hadapi Krisis

Merupakan bagian dari Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), sistem pembayaran secara digital memang harus terus didukung. Ini terus dilakukan Bank Indonesia sejak 2019 dengan mengimplementasikan QRIS. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved