Breaking News:

Pelecehan Jurnalis

Jurnalis Perempuan di Jayapura Dilecehkan, FJPI Papua Kecam dan Desak Pelaku Diproses

Verbal harassment adalah satu bentuk kekerasan seksual berupa ucapan yang dengan sengaja dimaksudkan untuk melecehkan perempuan.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Ilustrasi jurnalis perempuan 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Provinsi Papua meminta kepada LBH Pers, perusahaan media dari korban dan organisasi pers di Papua untuk mendampingi korban pelecehan verbal yang dialami jurnalis Cenderawasih Pos, Elfira Halifah.

Elfira mendapatkan tindakan pelecehan verbal saat meliput sidang perdana pembacaan dakwaan Juru Bicara KNPB, Victor Yeimo di Pengadilan Negeri Jayapura, pada Senin (21/2/2022) siang.

Dalam kronologinya, Elfira menyebutkan ia diteriaki oleh seseorang yang diduga sebagai massa VY yang berkumpul di depan PN Jayapura.

Baca juga: AJI Jayapura Kecam Kekerasan Seksual Secara Verbal Bagi Wartawan Cenderawasih Pos

"Sini, sa perkosa ko (Sini, saya perkosa kamu)," kata seseorang yang duduk di depan PN yang diduga massa dari VY yang tak bisa masuk ke dalam PN Jayapura .

Saat kejadian, Elfira sedang jalan ke pintu masuk Pengadilan Negeri  (PN) Jayapura, di Distrik Abepura.

"Saya kaget, trauma, marah dan kesal, semua campur aduk. Padahal, saya tidak berbuat apapun kepada dia," kata Elfira yang mengaku mengetahui pelaku yang meneriakinya, dengan ciri-ciri memakai topi.

Elfira datang ke PN Jayapura karena ditugaskan kantornya untuk meliput sidang perdana Victor Yeimo, Senin (21/2/2022).

"Saya ingin melaporkan kasus ini sampai ke proses hukum, supaya ada efek jera bagi pelaku pelecehan verbal. Semoga polisi bisa mengusut tuntas hal ini," jelas Elfira.

Anum Siregar, satu di antara kuasa hukum Victor Yeimo menyayangkan kejadian tersebut.
"Tindakan tersebut tentu saja itu tidak dibenarkan. Saya sudah teruskan ke teman-teman PH yang komunikasi langsung dengan VY terkait kejadian tersebut," jelas Anum.

Ketua FJPI Papua, Cornelia Mudumi menjelaskan apa yang dialami Elfira adalah pelecahan seksual secara verbal atau verbal harassment.

Puluhan anggota polisi diterjunkan mengamankan jalannya sidang lanjutan tersangka kasus makar, Victor Yeimo di Pengadilan Negeri Kelas 1A Jayapura, Papua, Senin (21/2/2022).
Puluhan anggota polisi diterjunkan mengamankan jalannya sidang lanjutan tersangka kasus makar, Victor Yeimo di Pengadilan Negeri Kelas 1A Jayapura, Papua, Senin (21/2/2022). (Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari)

Verbal harassment adalah satu bentuk kekerasan seksual berupa ucapan yang dengan sengaja dimaksudkan untuk melecehkan perempuan.

Baca juga: FJPI : Stop Kekerasan Pada Jurnalis Perempuan di Papua

Karena itu, FJPI Papua mendesak siapa saja untuk menghentikan intimidasi dan kekerasan terhadap jurnalis perempuan.

FJPI juga mengutuk pelecehan jurnalis perempuan yang sedang menjalankan tugasnya.

"Pelaku diproses hukum untuk efek jera dan edukasi bagi semua pihak untuk menghormati jurnalis perempuan," tegas Cornelia Mudumi lewat rilis pers yang diterima Tribun-Papua.com, Senin malam. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved