Jumat, 17 April 2026

KKB Papua

KKB Menyerang Lukai 2 Orang, Kapolda Papua: Jangan Kejar, Mainkan Parameter Kota Ilaga

Operasi Damai Cartenz menjadi alasan utama aparat keamanan dalam hal ini Polri tak mengejar KKB yang berulah di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua

Editor: Roy Ratumakin
KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI
Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Operasi Damai Cartenz menjadi alasan utama aparat keamanan dalam hal ini Polri tak mengejar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang berulah di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua akhir pekan lalu.

Dalam aksi penyerangan KKB tersebut melukai seorang prajurit TNI AU dan seorang warga sipil.

Dua orang tersebut adalah anggota Kopasgat TNI AU Praka Fermansyah (29) dan seorang pekerja di PT MTT atas nama Glen Sumampaw (30).

Baca juga: Minta Kepala Daerah Aktif Jalin Komunikasi dengan KKB, Kapolda Papua: Tidak Ada Lagi Pengejaran

"Kami sudah putuskan untuk daerah-daerah yang menjadi sasaran kriminal bersenjata dikedepankan pemerintah daerah dalam penanganan," kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathias D Fakhiri, Selasa (22/2/2022) di Jayapura.

Dikatakan, kejadian di Kabupaten Puncak selaku Kapolda dirinya sudah berkomunikasi aktif dengan bupati untuk mengontrol masyarakatnya.

"Kami ingatkan, tak ada lagi pengejaran, kami akan mainkan parameter kota Ilaga, sehingga kita memastikan gangguan itu tidak akan sampai di perkotaan lagi," ujarnya.

Alasan lain pihaknya tak mengejar gerombolan yang dicap teroris itu tak lain adalah adanya Operasi Damai Cartenz.

Tujuannya adalah mengedepankan upaya pencegahan agar bisa mengatasasi keadaan di Kabupaten Puncak. Karenanya, ia meminta kepada Bupati Puncak untuk lebih aktif lagi berkomunikasi dengan KKB.

Baca juga: Minta Pasukannya Tak Kejar KKB di Ilaga, Kapolda Papua: Pemda akan Mainkan Peran Selesaikan Konflik

Kata Fakhiri, sampai saat ini, pihaknya menganggap kondisi di Kabupaten Puncak pascapenyerangan pada akhir pekan lalu masih terkendali.

"Bila eskalasi meningkat, menurut pertimbangan saya selaku Kapolda, bukan pertimbangan Kapolres atau yang lain, akan saya putuskan bagaimana memperkuat kekuatan untuk melakukan penegakan hukum terukur di Ilaga dan kami lihat sekarang masih landai," tegasya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved