Info Papua
Dirjen Binmas Islam Gelar KFPI 2022, Total Hadiah Puluhan Juta
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia kembali menggelar Kompetisi Film Pendek Islami 2022
TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia kembali menggelar Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) tahun 2022.
Yang menarik dari event kali ini yaitu Kementerian Agama (Kemenag) menggandeng tokoh perfilman nasional Christine Hakim sebagai ketua Dewan Juri Nasional.
Baca juga: Urus Sertifikat Tanah, SIM, hingga STNK Harus Lunasi Tunggakan BPJS Kesehatan Lebih Dulu
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, pendeta Amsal Yowei berharap banyak anak muda Papua yang terlibat dalam festival tersebut.
Menurut dia, ivent ini merupakan kesempatan untuk mereka mengasah kemampuan sekaligus bersaing pada tingkat nasional di bidang perfilman.
Baca juga: Yustinus Pae Terus Memotivasi Pemain Muda Persipura Jayapura
“Saya bangga jika banyak anak muda dari Papua yang mengikuti kompetisi KFPI ini, terlebih jika ada anak muda Papua yang nantinya berhasil mengharumkan nama Papua di bidang perfilman” kata pendeta Amsal melalui rilis pers yang diterima Tribun-Papua.com, Kamis (24/2/2022).
Sementara itu, Kepala Bidang Haji dan Bimas Islam Kanwil Kemenag Papua H. Musa Narwawan didamping Ketua Panitia H. R. Sumarta mengatakan kompetisinya bakal dihelat pada Februari hingga Agustus 2022 dengan mengusung tema "Kusyiar Islam dengan Caraku."
Baca juga: Tangani Bencana Alam – Non Alam, Pemerintah Dorong Skema Inovative Disaster Financing
Panitia juga telah menyiapkan hadiah yang cukup menjanjikan.Untuk seleksi tingkat Provinsi Papua, total hadiah bagi juara I hingga harapan III yaitu sebesar Rp22,5 juta.
Sedangkan untuk tingkat nasional memperebutkan total hadiah Rp 150 juta. Karya film terbaik akan diputuskan oleh juri yang berasal dari unsur praktisi perfilman, budayawan, profesional, akademisi, media hingga influencer.
Baca juga: Putin Berpidato, Sejumlah Kota di Ukraina Langsung Meletus
"Kompetisi tersebut dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama adalah seleksi di tingkat Provinsi pada Juni hingga Juli 2022," kata Musa.
Untuk tingkat Provinsi Papua, kata dia, penilaian akan dilaksanakan pada 28 hingga 30 Juli 2022. Tiga besar dari tingkat Provinsi ini akan diikutsertakan dalam kompetisi di tingkat nasional pada Agustus 2022 mendatang.
Baca juga: Seorang Wanita Ditemukan Tewas Terbungkus Karung, sempat Pamit Keluarga Ingin Tidur di Rumah Kerabat
“Semoga kompetisi film pendek yang digelar Kemenag ini dapat melahirkan para profesional muda di bidang perfilman, yang berperan dalam menguatkan kecintaan masyarakat kepada agama dan Tanah Air,”ujarnya.
Adapun syarat peserta adalah warga negara Indonesia (WNI), beragama Islam dan berusia maksimal 40 tahun.
Selain itu, karya film bersifat perorangan atau kelompok, dan setiap peserta dapat mengirimkan tiga judul film ke dalam satu akun media sosial.
Baca juga: Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Kabupaten Nabire Papua
Kemudian untuk kriteria filmnya antara lain, jenis film berupa fiksi atau dokumenter, diutamakan mengangkat budaya lokal daerah masing-masing, durasi 6 hingga 10 menit, dan film berisi promosi, himbauan, seruan, atau informasi positif sesuai tema yang ditetapkan.
Saat pendaftaran, peserta menyertakan thriller berdurasi 30 hingga 60 detik untuk publikasi.
Baca juga: Brigjen Junior Tumilaar Tetap Diproses Hukum Militer meski Sudah Pensiun, Ini Penjelasan Danpuspomad
“Yang terpenting lagi, peserta mewakili daerah yang sama sesuai dengan identitas KTP bersangkutan dan karyanya tidak pernah diikutsertakan dalam kompetisi apapun sebelumnya,"katanya.
"Serta karyanya itu mampu mempengaruhi kalangan pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat luas terkhusus di Papua untuk berdakwah dan berkarya melalui seni dan film pendek,”tambah dia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/kemenang-provinsi-papua-1.jpg)