Tanggapi Cuitan Jokowi soal Rusia-Ukraina, LP3BH Manokwari Ingatkan soal Konflik Bersenjata di Papua

Cuitan Jokowi soal terkait serangan Rusia ke Ukraina turut ditanggapi oleh Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari.

(Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun)
Direktur LP3BH Manokowari, Yan Christian Warinussy. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Cuitan Presiden Joko Widodo terkait serangan Rusia ke Ukraina turut ditanggapi oleh Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari Yan Cristian Warinussy.

Diketahui, Jokowi sempat menuliskan cuitan berupa ajakan untuk menghentikan perang di Twitternya beberapa waktu lalu saat Rusia melakukan invasi ke Ukraina.

"Setop perang. Perang menyengsarakan umat manusia dan membahayakan dunia," demikian cuitan Twitter Presiden Jokowi, Kamis (24/2/2022).

Yan Cristian Warinussy mengatakan, ia memberi hormat dan apresiasi tinggi atas unggahan presiden.

Baca juga: Bicara Kondisi Global yang Tak Menentu di Rapim TNI-Polri, Jokowi Singgung Invasi Rusia ke Ukraina

Presiden RI, Joko Widodo
Presiden RI, Joko Widodo (Kompas.com)

Namun, dia juga meminta presiden pun memberikan perhatian pada 'perang' yang juga terjadi di Papua.

"Saya pun menanyakan kepada Bapak Presiden yang Mulia, apakah bisa Bapak Presiden menyampaikan juga kepada semua pihak yang terus mengangkat senjata di Tanah Papua untuk menghentikan konflik bersenjata yang terus menerus mengakibatkan selalu jatuh korban, baik di kalangan rakyat sipil Papua yang adalah juga rakyat Indonesia," kata Yan Cristian Warinussy, Selasa (1/3/2022).

Dia menilai, korban terus menerus berjatuhan.

Mulai dari kalangan anggota keamanan (TNI dan Polri) hingga kelompok yang dicap separatis yaitu Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau sering dilabeli dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB), dan Kelompok Kriminal Separatis Teroris (KKST).

Baca juga: Guru Besar UI Sayangkan Pernyataan Kemenlu soal Ukraina: Bisa Cederai Prinsip Bebas Aktif Indonesia

"Korban selalu berjatuhan dari kedua belah pihak bahkan selalu menyasar rakyat sipil yang sama sekali tidak tergabung dalam posisi kedua kelompok yang bertikai tersebut. Ini tidak bisa terus menerus dibiarkan dan mesti dihentikan melalui langkah damai berbentuk dialog." terang Warinussy.

LP3BH Manokwari meminta Presiden Joko Widodo segera mengambil sikap dan langkah tegas untuk menghentikan konflik bersenjata di Tanah Papua.

"Suara Presiden Joko Widodo sangat diperlukan saat ini, bahkan Twitter Presiden juga diharapkan oleh rakyat sipil di Tanah Papua, khususnya para korban perang antara aparat TNI dan Polri dengan TPN PB dan atau KKB atau KKSB atau KKST hari ini," tuturnya. (*)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Soal Cuitan Jokowi tentang Rusia Invasi Ukraina, LP3BH Manokwari: Cuitan Presiden Diharapkan Juga oleh Rakyat Korban Perang di Papua

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved