Papua Terkini

Warga Wamena Digemparkan Penemuan Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Kami Lidik Pelaku

Warga ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Papua digegerkan penemuan seonggok bayi laki-laki yang baru lahir terbungkus karton diletakkan di pinggiran jalan

Istimewa
TAK TERTOLONG- Bayi laki-laki yang dibuang orangtuanya saat dilarikan ke Klink Victori Wamena, Kabupaten Jayawijaya pada Rabu (2/3/2022). Nasib bayi tak tertolong dan dinyataan meninggal. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Paul Manahara Tambunan

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Warga ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Papua digegerkan penemuan seonggok bayi laki-laki yang baru lahir terbungkus karton dan diletakkan di pinggiran jalan Wamena.

Bayi tersebut diduga dibuang orangtuanya di bawah Bukit Berdosa, yang umumnya dijadikan warga sebagai tempat pembuangan sampah.

Kapolres Jayawijaya AKBP Muhammad Safei menyebut, penemuan bayi itu berlangsung pada Rabu (2/3/2022) sore.

Baca juga: Tak Ada Seleksi CPNS Tahun Ini, Simak Daftar Formasi yang Dibutuhkan untuk Seleksi PPPK

Kala ditemukan, kondisi bayi masih bernafas.

"Bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat 1,8 Kg pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Ahmad (30)," ujar Safei saat dihubungi Tribun-Papua.com dari Jayapura, Kamis (3/3/2022).

Menurutnya, bayi tersebut baru dilahirkan sesaat dibuang.

Ihwal penemuannya, bermula saat saksi hendak pulang dari Wesaput menuju Kota Wamena, sekira pukul 17.30 WIT.

Sayang, nasib bayi tak bernama usai dilarikan ke Klinik Victori, tak bertahan lama.

"Sempat mendapat perawatan medis, namun tak lama bertahan hingga dinyatakan meninggal," kesal Safei.

Kini, Polres Jayawijaya tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap orang tua bayi malang itu.

Baca juga: Cara Mudah Mengolah Cengkeh sebagai Perawatan Wajah, Kulit, hingga Tubuh

"Orang tua sengaja membuang bayinya," ungkap Safei.

Diduga, bayi tersebut dilahirkan secara prematur. Ini terungkap menyusul pemeriksaan yang dilakukan bersama pihak RSUD Wamena.

Diperkirakan usia bayi masih 8 bulan.

"Satuan Reskrim masih bekerja keras untuk mengungkap orang tua bayi. Kami minta dukungan informasi dari masyarakat. Kami akan tindak pelaku," tegas mantan Kabid Penindakan BNN Provinsi Papua. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved