Rusia Vs Ukraina

Rusia dan Belarus Dilarang Ikut Paralimpiade China, Panitia Pulangkan Semua Atlet Kedua Negara

Padahal, panitia penyelenggara Paralimpiade awalnya mengumumkan bahwa para atlet Rusia dan Belarus akan diizinkan untuk bersaing di Beijing.

AFP/HANDOUT
Presiden Rusia Vladimir Putin (Photo by Handout / KREMLIN.RU / AFP) 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Berbagai negara ikut ambil bagian pada penyelenggaraan Paralimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing, China.

Terkecuali Rusia dan Belarus.

Ini tentunya berkait erat dengan invasi Rusia ke Ukraina yang mengguncang dunia, termasuk dunia olahraga juga ikut terdampak.

Demikian, kehadiran kedua negara itu menciptakan ketegangan pada event olahraga internasional itu.

Baca juga: Berjuang Ikut Paralimpiade China, Atlet Ukraina Lari saat Pengeboman dan Penembakan di Zona Perang

Alhasil, seluruh atlet dari kedua negara batal ikut dalam pesta olahraga dunia tersebut karena panitia memulangkan mereka.

Padahal, panitia penyelenggara Paralimpiade awalnya mengumumkan bahwa para atlet Rusia dan Belarus akan diizinkan untuk bersaing di Beijing.

Namun, kemudian mengubah keputusannya satu hari sebelum pembukaan.

Baca juga: Jenderal Angkatan Udara Rusia Tewas Ditembak Sniper Ukraina, Ini Sosok Andrei Sukhovetsky

Sementara itu, tim Ukraina dengan susah payah berhasil melarikan diri dari zona perang untuk tiba di China.

“Merupakan keajaiban bahwa kami berhasil mencapai lokasi Paralimpiade,” kata ketua delegasi Ukraina, Valerii Sushkevych, pada konferensi pers menjelang berlangsungnya Olimpiade.

Sushkevych mengatakan butuh empat hari bagi seluruh anggota tim Ukraina untuk mencapai Beijing.

Ia mengaku sempat tidur di lantai bus karena mengalami gangguan punggung selama dua hari terakhir perjalanan melintasi Eropa.

“Kami melalui banyak hambatan di jalan,'' katanya.

Baca juga: 7.000 Ilmuwan Rusia Surati Putin, Protes Invasi ke Ukraina

“Banyak anggota tim kami harus melarikan diri saat terjadi pengeboman dan penembakan.''

Paralimpiade dibuka dengan upacara di Stadion Nasional “Sarang Burung''.

Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Komite Paralimpiade Internasional Andrew Parsons menghadiri upacara pembukaan itu.

Pesta olahraga penyandang disabilitas itu akan ditutup pada 13 Maret 2022 mendatang. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved