Covid 19 Papua

Kota Jayapura Kembali Berlakukan PTM, Benhur: Sekolah Wajib Tingkatkan Prokes

Setiap sekolah wajib memperketat protokol kesehatan, dan menyediakan fasilitas yang menunjang pencegahan Covid-19.

(Humas Kota Jayapura)
Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano menyatakan pembelajaran tatap muka (PTM) bagi sekolah di wilayahnya tetap dilakukan sesuai prosedur tetap sebelumnya.

Setiap sekolah wajib memperketat protokol kesehatan, dan menyediakan fasilitas yang menunjang pencegahan Covid-19.

Prokes juga diterapkan dalam ruangan belajar.

"Untuk PTM tetap sesuai dengan SOP yang mengacu pada Instruksi Wali Kota Jayapura Nomor 2 tahun 2022, tentang Peningkatan Langkah Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 di Wilayah Kota Jayapura," ujarnya kepada awak media, termasuk Tribun-Papua.com, Rabu (9/3/2022).

"Masing-masing sekolah harus punya fasilitas tempat pencuci tangan, handsanityzer, dan mewajibkan peserta didiknya untuk mengenakan masker," pintanya. 

Semua yang dituangkan dalam instruksi tersebut telah mengacu pada instruksi dari pusat. 

"Saat ini status kami yang ditetapkan masih berada dalam level 2, untuk itu penerapan prokes harus terus diperketat dan kita berupaya agar angkanya bisa merendah," katanya. 

Pria murah senyum itu, juga mengungkapkan rasa syukurnya karena melandainya angka Covid-19 dalam 3 hari belakangan ini. 

"Kalau kita ikuti paparan dari Kadis Kesehatan Kota Jayapura tadi, dalam 3 hari ini kan terus menurun angkanya."

"Kita bisa lihat pada Minggu 6 Maret jumlah pasien yang dirawat 540 orang, kemudian Senin 7 Maret turun jadi 469 orang, lalu Selasa 8 Maret kembali turun menjadi 422 pasien," rinci Benhur.

Menurut BTM, hal ini patut disyukuri namun tak boleh lengah untuk tetap dapat disiplin terhadap prokes.

Sekadar diketahui, Pemerintah Pusat akhirnya memutuskan pemberian diskresi berupa mengurangi kapasitas aktivitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM). 

Kegiatan tersebut dapat dilakukan 50 persen dari jumlah peserta didik pada wilayah Pemberlakuan Pembatasan Masyarakat (PPKM) level dua. 

Sebelumnya daerah PPKM Level 2 bisa menyelenggarakan PTM 100 persen dari kapasitas.

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2022 tentang Diskresi Pelaksanaan Keputusan bersama empat Menteri. 

Surat itu terkait dengan Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19. (*)  

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved