Covid 19

Angka Kesembuhan COVID-19 Terus Merangkak Naik, Kemenkes Catat 55 Ribu Per Hari

Kementerian Kesehatan mencatat angka kesembuhan yang tinggi di angka 55.128, naik dibandingkan angka kesembuhan pada Senin (7/3) di 48.800.

Editor: Musa Abubar
Shutterstock/angellodeco
Ilustrasi Covid-19 varian omicron. Omicron terdeteksi di Indonesia. 

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Pada Selasa (8/3/2022), Kementerian Kesehatan kembali mencatat angka kesembuhan yang tinggi di angka 55.128, naik dibandingkan angka kesembuhan pada Senin (7/3) di 48.800.

Angka kesembuhan juga diikuti oleh jumlah kasus aktif yang terus turun dari 448.274 (7/3) menjadi 422.892 (8/3). Imbasnya, angka keterisian rumah sakit juga turun menjadi 27 persen secara nasional hari ini.

Baca juga: Pasca-Persipura Disanksi, Ini Respon Bahagia Madura United

"Situasi pandemi nasional sangat terkait dengan situasi global. Situasi global turut menentukan apakah fase akut pandemi ini sudah berakhir atau masih berlanjut,"kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi dilansir dari kemkes.go.id.

Baca juga: Gelombang Tinggi Capai 2,50 Meter di Perairan Samudra Pasifik Utara Biak

Di tingkat global, kata dia, tren penurunan kasus konfirmasi baru dan juga kematian terus berlanjut.

"Untuk tingkat nasional, seperti kita ketahui tren penurunan kasus konfirmasi terus berlanjut yaitu turun 38,15 persen dibandingkan minggu sebelumnya,"ujarnya.

Baca juga: 225 Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Dinyatakan Sembuh Setelah Dirawat di LPMP Kotaraja

Catatan Kemenkes pada minggu ini menunjukkan, positivity rate nasional minggu mencapai 13.56 persen dan pada Senin, 7 Maret lalu, mencatat positivity rate pertama kali di bawah 10 persen dalam 30 hari terakhir, yakni di angka 9,93 persen.

"Meski begitu penularan masih terjadi dan perlu terus kita tekan hingga level di bawah 5 persen,"katanya.

"Kasus saat ini paling banyak dilaporkan berasal dari pulau Jawa-Bali, akan tetapi proporsinya sudah mulai menunjukkan penurunan,"ujarnya.

Baca juga: Presiden Ukraina: Terimakasih AS Sudah Setop Impor Minyak dari Rusia

Artinya, menurut dia, harus tetap waspada, karena beberapa provinsi terutama di luar Jawa-Bali saat ini masih mengalami peningkatan tren kasus baru dan masih mungkin berlanjut di beberapa hari atau minggu kedepan.

Data yang dihimpun Kemenkes pada 7 Maret 2022, sudah ada 24 daerah yang menunjukkan penurunan jumlah kasus konfirmasi. Sisanya tinggal 10 daerah lagi yang masih mengalami peningkatan kasus konfirmasi.

Baca juga: Perubahan Iklim, Air Bersih Jadi Masalah Vital, UNICEF Papua: Pendidikan Bisa Terhambat

"Oleh karena itu, kita memerlukan kerjasama semua elemen masyarakat untuk membantu menjaga protokol kesehatan dan mengikuti program vaksinasi hingga lengkap dua dosis serta melanjutkan dengan vaksinasi booster,"kata dr. Nadia.

Baca juga: Kemendikbudristek Gandeng Dtech-Engineering Kuatkan Pembelajaran Berbasis Proyek

Kelompok rentan bergejala berat hingga berisiko kematian akibat terinfeksi COVID-19 yaitu orang-orang dengan komorbid dan juga lansia.

Sesuai rekomendasi global kelompok ini menjadi kelompok prioritas untuk vaksinasi COVID-19.

Baca juga: Belum Sepenuhnya, Pelonggaran Mobilitas Masyarakat Harus Diimbangi Protokol Kesehatan Ketat

Data nasional menunjukkan bahwa lansia dengan COVID-19 memiliki risiko 3.5 kali lipat untuk meninggal dibandingkan dengan yang bukan lansia, dan lebih tinggi lagi pada lansia dengan penyakit penyerta seperti diabetes, darah tinggi, dan gagal ginjal.

Melihat data kumulatif dari 21 Januari-6 Maret 2022, 70 persen dari 8.239 pasien meninggal di rumah sakit belum divaksinasi lengkap, 56 persen di antaranya lansia, dan 51 persen memiliki komorbid.

Baca juga: Gereja dan Rumah Sakit Diledakkan, Korban Anak dan Wanita Berjatuhan, Ukraina: Hentikan Pembunuhan!

Sementara itu efek perlindungan vaksin dibandingkan pasien yang belum divaksin yaitu, 3 dosis vaksinasi mengurangi risiko kematian 86 persen, 2 dosis vaksinasi mengurangi risiko kematian 60 persen, 1 dosis vaksinasi mengurangi risiko kematian 29 persen.

Baca juga: Satpol PP Merauke Segera Tertibkan Tenaga Parkir Liar

"Kami berharap untuk wilayah di Indonesia terutama yang masih rendah cakupannya untuk dapat kembali menyusun strategi untuk meningkatkan cakupan vaksinasinya hingga lengkap dua dosis dan ditambah booster,"tambah dia. (Sumber : kemkes.go.id)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved