Covid 19 Papua

BTM Tepis Isu yang Menyebut Pemkot Naikkan Angka Covid-19 Jelang Hari Raya Keagamaan

"Saya tegaskan di sini, Pemerintah Kota Jayapura tidak memiliki niat untuk membuat angka Covid-19 naik, menjelang hari-hari besar keagamaan," kata BTM

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
JAYAPURA TERKINI - Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano (BTM) saat diwawancarai awak media, termasuk Tribun-Papua.com dalam suatu kesempatan, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano (BTM), membantah isu yang beredar di kalangan masyarakat, menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) menaikkan angka Covid-19 menjelang hari-hari besar keagamaan.

Hal itu disampaikannya kepada Tribun-Papua.com Kamis (10/3/2022), sebagai tanggapan atas isu yang beredar tersebut.

Baca juga: BBMKG Jayapura Ingatkan Nelayan dan Nakhoda Kapal Waspadai Angin Kencang

"Saya tegaskan di sini, Pemerintah Kota Jayapura tidak memiliki niat untuk membuat angka Covid-19 naik, menjelang hari-hari besar keagamaan, itu tidaklah benar," terang Benhur.

Ketua Umum Persipura Jayapura itu menjelaskan, Satgas Penanganan Covid-19 telah berupaya untuk melakukan screening, di pintu-pintu masuk, khususnya Pelabuhan Laut Jayapura.

"Makanya didapat sedemikian, dari penumpang kapal Pelni itu, 50 persen positif Covid-19, untuk itu kami melakukan pembatasan bagi kapal yang masuk," katanya.

Benhur berdalih, Pemerintah Kota Jayapura saat ini terus fokus dalam upaya penanganan Covid-19, termasuk dengan menggenjot capaian vaksinasi.

"Kami mengusahakan betul vaksinasi, untuk mengejar herd immunity atau kekebalan massal itu," tegasnya.

Baca juga: Hati-hati, Meski Pelonggaran, Tetap Waspadai Lonjakan Kasus COVID-19

Terkait isu tersebut, Benhur mengimbau masyarakat Kota Jayapura, agar tak mudah termakan isu-isu atau berita bohong yang kebenaran dan sumber informasinya tak dapat dipercaya.

"Masyarakat harus mendukung Pemerintah, dalam usaha memberantas Covid-19 ini dengan disiplin terhadap prokes, terapkan 3M yakni Mencuci tangan, Menjaga jarak, dan Mengenakan Masker," pinta Benhur.

Pria kelahiran 30 April 1965 tersebut, menyadari betul situasi pandemi Covid-19 selama 2 tahun terakhir, memang menimbulkan banyak dampak, salah satunya aktivitas peribadatan umat beragama.

Baca juga: Cakupan Vaksinasi Covid-19 di Merauke Meningkat, Nevile : Sudah 115.411 Orang Divaksin

"Kita sempat di awal-awal pandemi membatasi kuota jemaat ataupun menyarankan beribadah di rumah masing-masing, tetapi seiring berjalan waktu, kita semua sudah dapat beribadah seperti biasa, meski tetap terapkan prokes," sambungnya.

Sekadar diketahui, angka Covid-19 di Kota Jayapura menurun dalam 3 hari terakhir, teramati pada Minggu 6 Maret, jumlah yang dirawat 540 orang.

Kemudian pada Senin 7 maret turun menjadi 469 orang, dan Selasa 8 Maret jumlahnya pasien yang dirawat sebanyak 422 orang. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved