Papua Terkini

Tingkatkan Pemahaman, Kemenkumham Papua Libatkan 12 Kepala UPT Pemasyaratan Ikuti Sostek

Kemenkumham melibatkan 12 Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se- Papua untuk mengikuti kegiatan Sosialisasi Teknis

Penulis: M Choiruman | Editor: Musa Abubar
Humas Kemenkumham Papua for Tribun-Papua.com
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Papua, Anthonius M.Ayorbaba 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, M Choiruman

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Papua melibatkan 12 Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se- Papua untuk mengikuti kegiatan Sosialisasi Teknis (Sostek) Pemasyarakatan tahun 2022

Sosialisasi itu resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Papua, Anthonius M.Ayorbaba dengan pemukulan Tifa.

Baca juga: Mengenal Dhony Rahajoe, Bos Properti yang Jabat Wakil Kepala IKN Dampingi Bambang Susantono

Kegiatan itu diberi tema " "meningkatkan sumber daya manusia (SDM) petugas Pemasyarakatan dalam rangka memberikan Pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat."

Momentum ini menghadirkan 12 Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se- Papua dalam upaya percepatan perubahan peningkatan kualitas SDM jajaran pemasyarakatan.

Kegiatan berlangsung di Hotel Suni Convention Abepura.

Baca juga: Duduki Kantor DPRD Jayawijaya, Massa Demo : Batalkan Pertemuan Dengan Mendagri

Kasubid Pembinaan Teknologi Informasi & Kerjasama, Feliks Kusali Kasubid dalam laporan menyebutkan sostek itu bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dalam mengimplementasikan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 7 Tahun 2022 tentang syarat dan tata cara pemberian remisi, asimilasi kerja, cuti mengunjungi keluarga,PB, CMB, untuk memeberikan pelayanan maksimal kepada WBP.

Baca juga: Bupati Piter Gusbager Larang Produksi, Pengedaran, dan Penjualan Miras di Keerom Papua

Melalui kegiatan itu, kata dia, Petugas Pemasyarakatan diharapkan mampu melakukan penilaian pembinaan narapidana melalui pengamatan perilaku terukur dalam rangka pemenuhan hak narapidana serta terselenggaranya pebinaan narapidana sesuai kebutuhan.

Baca juga: BABAK PERTAMA Persipura vs PSM: Mutiara Hitam Masih Buntu

Sementara itu, Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Papua, Anthonius M.Ayorbaba mengatakan pihaknya saat ini sedang berupaya untuk mewuudkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai salah satu amanat Presiden RI guna mengimbangi pesatnya kemajuan teknologi dan kemajuan Zaman.

Baca juga: Gemas Lihat Lesung Pipi Putri Aurel Hermansyah, Canda Nagita Slavina: Kamu Bikin di Mana?

“UPT Pemasyarakatan dituntut untuk menjadi tonggak transformasi pranata social dalam tugas dan fungsinya menyiapkan masyarakat yang tangguh,”kata Anthonius saat menyampaikan sambutannya.

Dia menjelaskan, sejalan dengan persaingan global, muculah program revitalisasi Lembaga Pemasyarakatan.

Baca juga: Doli Kurnia Tandjung: Tugas KAHMI Merawat Himpunan Mahasiswa Islam, Jaga Hymne HMI

Program revitalisasi Pemasyarakatan mengacu pada dikeluarkannya Peraturan Menkumham RI No. 35 Tahun 2018 tentang Revitalisasi penyelenggaraan Pemasyarakatan.

Maka kegiatan Sostek ini digelar demi meningkatkan SDM Petugas Pemasyarakatan Upaya memebrikan pelayanan berkualitas bagi Masyarakat.

Baca juga: Gelar Demo di Depan Kantor DPRD Jayawijaya Papua, Massa: Kami Butuh Penyelesaian HAM Bukan Pemekaran

“Petugas Pemasyarakatan di Papua harus berubah, perubahan itu dimulai dari diri sendiri dan para Staf serta Petugas Penjagaan, walau sekecil apapun perubahan harus tetap ada,”ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved