Fakta Penemuan Jasad Tuminem di Dalam Sumur, Tas Berisi Batu 10 Kg hingga Ditemukan Surat Wasiat

Polisi masih menyelidiki kasus tewasnya perempuan paruh baya bernama Tuminem (54), yang jasadnya ditemukan di dalam sumur, pada Kamis (10/3/2022).

Editor: Claudia Noventa
KOMPAS.COM/DANI JULIUS
Penemuan jenazah tinggal kerangka di sebuah sumur dalam kebun lebat di Pedukuhan Gunung Kukusan, Kalurahan Hargoreji, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Polisi masih menyelidiki kasus tewasnya perempuan paruh baya bernama Tuminem (54), yang jasadnya ditemukan di dalam sumur, pada Kamis (10/3/2022).

Diketahui, jasad perempuan tersebut ditemukan dalam sumur di sebuah kebun tak terurus di Pedukuhan Gunung Kukusan, Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Polisi menemukan surat wasiat sewaktu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat di sumur Gunung Kukusan.

Proses evakuasi dari dalam sumur, jasad Tuminem (56) warga Pedukuhan Gunung Kukusan, Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sumur berada di kebun kosong yang berada di lereng bukit, tidak jauh dari rumah tinggal korban.
Proses evakuasi dari dalam sumur, jasad Tuminem (56) warga Pedukuhan Gunung Kukusan, Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sumur berada di kebun kosong yang berada di lereng bukit, tidak jauh dari rumah tinggal korban. (DOKUMENTASI POLRES KP)

Baca juga: Hadiri Pengukuhan KGPAA Mangkunegara X, Presiden Jokowi Didampingi Ganjar Pranowo dan Ahmad Luthfi

Baca juga: Fakta Penangkapan Pelaku Arisan Fiktif, Kerap Pamer Kemewahan hingga Rugikan Korban Rp 21 Miliar

Surat itu ditemukan polisi bersama sejumlah barang bukti lain, seperti ponsel pada saku pakaian korban, tas, dan sepatu.

“Ini surat (yang ditemukan polisi) itu,” ujar Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Kepolisian Resor (Polres) Kulon Progo Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana, Jumat (11/3/2022).

Surat tersebut diduga ditulis oleh Yu Mi, panggilan Tuminem.

Dalam surat itu disebutkan bahwa seseorang bernama Lik No diminta untuk membantu mengurus pembagian hasil penjualan rumah di tanah yang ditempati Tuminem kepada anak-anaknya.

Berikut isi surat yang ditulis dalam bahasa Jawa tersebut:

Sok nek aku ora bali lemah lan omah nduwur didom adil cah telu yo (besok bila saya tidak kembali, tanah dan rumah di atas dibagi adil tiga orang).”

Baca juga: Ciri-ciri Kendi Nusantara yang Diisi Tanah dan Air oleh Gubernur se-Indonesia, Terbuat dari Tembaga

Penemuan Jasad Tuminem

Jasadnya yang menyisakan kerangka ditemukan oleh seorang pencari kayu bakar, Legiyo (32).

Jenazah Tuminem ditemukan di sebuah kebun tak terurus yang berada di lereng bukit, tak jauh dari tempat tinggalnya.

Legiyo menemukan kerangka manusia itu saat hendak mencuci tangan di sumur itu.

“Saya sedang mau mencuci tangan, lihat (jenazah) itu maka saya melompat, lari dan melapor,” tuturnya, Kamis.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved