Papua Terkini

Bawaslu Audiensi ke Kesbangpol Papua, Ronald: Kami Punya Program yang Tak Dimiliki Provinsi Lain

Ronald Manoach mengatakan, komunikasi bersama Kesbangpol dilakukan untuk memasifkan pengawasan partisipatif dan pendidikan politik kepada masyarakat.

Penulis: M Choiruman | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Istimewa
AUDIENSI – Suasana santai dan akrab mewarnai kunjungan kerja Bawaslu Papua ke Kantor Kesbangpol Provinsi Papua, Selasa (15/3/2022). Pertemuan tersebut membahas sejumlah program kolaborasi untuk pendidikan pemilih dan upaya-upaya mencegah tindakan yang bisa menciderai demokrasi di Tanah Papua. (Foto: Bawaslu Papua for Tribun-Papua.com) 

Laporan Jurnalis Tribun-Papua.com, M Choiruman

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Suasana santai dan penuh kekeluargaan mewarnai kunjungan kerja jajaran komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Papua ke Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua, Selasa (15/3/2022).   

Audiensi yang dipimpin Koordinator Divisi Humas Bawaslu Papua Ronald Manoach dan didampingi Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga, Niko Tunjanan dan anggota Bawaslu Papua, Tjipto Wibowo itu diterima langsung Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Papua Musa Isir di ruang rapat Kesbangpol Provinsi Papua

Sesekali obrolan ringan mewarnai pertemuan yang bertujuan membangun kemitraan menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) serentak pada 2024 mendatang.

Baca juga: Evaluasi Penanganan Tindak Pidana Pilkada, Bawaslu Papua: Kekompakan ini Terjalin Hingga 2024

Meskipun hajatan politik kurang dua tahun lagi, komunikasi dan persiapan mesti dibangun sejak dini untuk menghasilkan pesta demokrasi yang benar-benar berkualitas.

Koordinator Divisi Humas Bawaslu Papua, Ronald Manoach mengatakan, komunikasi bersama Kesbangpol dilakukan untuk memasifkan pengawasan partisipatif dan pendidikan politik kepada masyarakat di Bumi Cenderawasih.

“Kita mempunyai program kolaborasi yang kontekstual untuk menjawab tantangan Pemilu 2024 mendatang,” terang Ronald.

Lebih lanjut dia menjelaskan, Bawaslu Papua mempunyai program andalan berupa program kontekstual yang belum ada di provinsi lain.

Di antaranya Bawaslu Go to School, Kepala Suku Mitra Bawaslu, Para-Para Bawaslu dan Kampung Pengawasan Partisipatif.

Masih menurut Ronald, program bertajuk Kampung Pengawasan Partisipatif ini sudah dimulai di Kampung Wafor, Kabupaten Supiori dan Kampung Sereh, Kabupaten Jayapura.

Baca juga: Cak Imin Bertemu Komisioner KPU dan Bawaslu, PKS: Tidak Etis!

Sementara itu, Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu Papua, Niko Tunjanan mengatakan, Kesbangpol Papua merupakan garda terdepan dalam pendidikan politik.

Oleh kerna itu, Bawaslu harus menjalin kerja sama guna melakukan pendidkkan dan pemahaman politik kepada masyarakat, sekaligus sebagai upaya pencegahan Tindakan yang bisa menciderai pesta politik.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Papua, Musa Isir menyambut baik kunjungan komisioner Bawaslu Papua.

Menurutnya, audiensi tersebut bagian dari kemitraan antara Bawaslu dengan Kesbangpol.

Musa Isir juga berharap program kontekstual yang disampaikan Bawaslu Papua dapat disiapkan tadi pada pertemuan selanjutnya harapnya dapat disiapkan Term of Reference (TOR) sehingga bisa dibahas dalam pertemuan lanjutan.  

“Sosialisasi kepada komunitas dan ormas di Papua sudah dilaksanakan. Tapi tidak menuntup kemungkinan nantinya bisa mengajak Bawaslu sebagai pembicara,” terang Musa Isir. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved