Subsidi Minyak Goreng Papua

Jangan Coba-coba Timbun Minyak Goreng di Papua Barat, Wagub: Kena Sanksi Tegas!

Demikian, Lakotani dengan tegas melarang semua masyarakat dan distributor melakukan penimbunan stok.

Tribun-Papua.com/Istimewa
MINYAK GORENG - Presiden Joko Widodo memimpin Rapat Terbatas perihal subsidi dan kelangkaan minyak goreng di Indonesia, Selasa (15/3/2022). (Instagram @jokowi) 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Meskipun pemerintah pusat telah mencabut HET minyak goreng se-Indonesia, namun antisipasi terhadap penimbun minyak goreng harus terus dilakukan.

Apalagi, penimbunan menjadi sumber terjadinya kelangkaan minyak goreng di pasaran.

Di Papua Barat, Wakil Gubernur Mohamad Lakotani tidak main-main dalam menindak tegas para penimbun.

Bahkan sanksi tegas disiapkan berupa pencabutan izin sebagai distributor.

Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani.
Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani. (Tribun-Papua.com/Safwan Raharusun)

Demikian, Lakotani dengan tegas melarang semua masyarakat dan distributor melakukan penimbunan stok.

Baca juga: Mendag Lutfi Resmi Cabut Aturan Harga Tertinggi Minyak Goreng

Baca juga: Copot Mendag, Fadli Zon: Minyak Goreng Langka, Masyarakat Susah, Presiden Dirugikan

Baca juga: Wanita Meninggal saat Antre Beli Minyak Goreng Sempat Mengeluh Sakit Dada dan Dilarang Suami Pergi

Tujuannya agar kejadian yang terjadi di Jakarta tidak boleh bergeser ke Papua Barat.

"Fenomena kelangkaan minyak goreng di Jakarta, merupakan sebuah evaluasi bagi kami di Papua Barat," ujar Lakotani, kepada sejumlah awak media, Selasa (15/3/2022).

Lakotani meminta semua instansi terkait di Papua Barat melakukan langkah antisipatif terhadap komoditi minyak goreng di tiap daerah di Papua Barat.

Apalagi, tak lama lagi umat Muslim daerah ini tengah menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 2022.

"Kita juga harus mulai melakukan operasi pasar (sidak) ke pasar, sehingga tidak melakukan penimbunan di level distributor dan konsumen," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved