Nasional

Bubarkan 3 BUMN, Erick Thohir: Tidak Boleh Terus Didiamkan

Kini tiga BUMN dibubarkan. Antara lain PT Kertas Kraft Aceh (Persero), PT Industri Gelas (Persero), dan PT Industri Sandang Nusantara (Persero).

Tribunnews/Herudin
Menteri BUMN Erick Thohir saat diwawancara secara khusus oleh Tribunnews, di Jakarta, Senin (30/9/2019) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kembali membersihkan perusahaan pelat merah yang selama ini jadi beban bagi punggung rakyat Indonesia.

Kini tiga BUMN dibubarkan. Antara lain PT Kertas Kraft Aceh (Persero), PT Industri Gelas (Persero), dan PT Industri Sandang Nusantara (Persero).

Pembubaran dilakukan karena ketiga perusahaan milik negara itu sudah lama tidak beroperasi.

Baca juga: BUMN Dibersihkan, Erick Thohir Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Garuda ke Kejagung

Meski demikian, pembubaran akan efektif berlaku setelah terbit Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur hal itu.

"Tentu dengan jalan panjang yang sudah berjalan, alhamdulilah ini kita menunggu nanti peraturan pemerintah di Juni 2022, supaya perusahaan-perusahaan yang selama ini kita tidak diambil kebijaksanaan (bisa dibubarkan)," ujar Erick dalam konferensi pers virtual, Kamis (17/3/2022).

Dia menjelaskan, Kertas Kraft Aceh sudah tidak beroperasi sejak 2008, lalu Industri Gelas sudah tidak beroperasi sejak 2015, serta Industri Sandang Nusantara sudah tidak beroperasi sejak 2018.

Erick bilang, dengan kondisi itu maka tidak boleh terus didiamkan terkatung-katung.

"Kita tidak boleh menjadi pemimpin yang zalim yang tidak memastikan keberpihakan untuk menyelesaikan secara baik. Toh jelas perusahaan ini sudah tidak beroperasi," ungkapnya.

Menurut Erick, pembubaran tersebut telah melalui kajian atau assesment oleh PT Perusahaan Pengelola Aset/PPA (Persero), bagian dari PT Danareksa (Persero), Holding Pengelola BUMN Lintas Sektor.

Ia menambahkan, pembubaran tiga BUMN tersebut merupakan tahap awal dari pembubaran perusahaan pelat merah lainnya.

Baca juga: Erick Thohir, Sosok Pemimpin dengan Visi Besar Memajukan Bangsa Indonesia

Menurut Erick, setidaknya ada 4 BUMN yang saat ini sedang diproses pembubarannya.

"Kami juga sedang review beberapa perusahaan lainnya yang ada di bawah Danareksa dan PPA, jadi dari 7 kemarin (yang di-review), ini kan 3 udah selesai, makas masih ada 4 lagi (yang akan dibubarkan)," pungkas Erick. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Erick Thohir Bubarkan 3 BUMN"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved