Petani 61 Tahun Ditangkap setelah Kepergok Polisi Bawa Pulang Pohon Jati Tumbang dari Hutan Negara

Seorang petani berinisial NG (61), ditangkap polisi karena membawa pulang kayu milik negara yang tumbang karena angin kencang.

Editor: Claudia Noventa
NET
Ilustrasi Penjara - Seorang petani berinisial NG (61), ditangkap polisi karena membawa pulang kayu milik negara yang tumbang karena angin kencang. 

TRIBUN-PAPUA.COM -  Seorang petani berinisial NG (61), ditangkap polisi karena membawa pulang kayu milik negara yang tumbang karena angin kencang.

Diketahui, petani tersebut berasal dari Kalurahan Giring, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Kasus tersebut bermula saat polisi hutan berpatroli di lahan Resor Pengelolaan Hutan (RPH) milik Perhutani. 

NG (61) Warga Giring, Paliyan, (kaos oranye) Pelaku Pencurian Kayu Jati di Hutan Negara, di Mapolres Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Kamis (17/3/2022).
NG (61) Warga Giring, Paliyan, (kaos oranye) Pelaku Pencurian Kayu Jati di Hutan Negara, di Mapolres Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Kamis (17/3/2022). (KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO)

Baca juga: Seorang Mahasiswa di DIY Jadi Muncikari Prostitusi Online, Jual 2 Teman Nongkrongnya Rp 2,5 Juta

Baca juga: Kesal Dimarahi Istri, Suami Aniaya Anak Tiri lalu Berjalan Kaki 15 Km untuk Serahkan Diri ke Polisi

Patroli dilakukan setelah banyak pohon tumbang terkena angin kencang melanda wilayah Paliyan pada 11 Maret 2022.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Paliyan AKP Solechan menyampaikan, saat itu aparat mendapati NG tengah mengambil batang pohon jati yang tumbang.

 Batang kayu dibawanya dengan cara dipikul hingga keluar area hutan.

NG yang tidak bisa berkelit, langsung dibawa bersama batang pohon jati ke Polsek Paliyan.

"Saat petugas ke rumah pelaku juga ditemukan sebanyak 6 batang kayu jati yang sudah diambil, disimpan di kandang sapi miliknya," kata Solechan dalam jumpa pers di Polres Gunungkidul, Kamis (17/3/2022).

"Pohon jati itu roboh terkena angin kencang, dan diambil yang bersangkutan," kata dia. 

Baca juga: Vladimir Putin Hargai Tentara Rusia yang Tewas Rp 650 Juta per Jiwa dan Terluka Terima Rp 390 Juta

Dikatakannya, dari hasil penggeledahan ditemukan total 8 batang kayu jati senilai Rp 3,2 juta, peralatan yang digunakan untuk memotong kayu seperti gergaji, sabit, hingga tali pengikat juga diamankan.

NG mengaku mengambil batang kayu jati tersebut sebagai bahan memperbaiki rumahnya

"Yang bersangkutan sebenarnya sudah tahu jika dilarang mengambil kayu jati di lahan RPH, tapi tetap melakukan aksinya," kata Solechan.

Pelaku dijerat dengan Pasal 12 huruf c Jo Pasal 82 ayat (1) huruf c atau Pasal 12 huruf d Jo Pasal 83 ayat (1) huruf a. Pasal tersebut berada UU RI Nomor 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

"Pelaku dikenakan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 5 tahun," kata Solechan.(*)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bawa Pulang Pohon Jati Tumbang di Hutan Negara, Warga Gunungkidul Ditangkap

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved