Papua Barat Terkini

Berbulan-bulan 548 Guru di Manokwari Papua Barat Tidak Terima Honor

Bupati Manokwari, Hermus Indou, menemui para guru menyebutkan segera menindaklanjuti persoalan tersebut.

Berbulan-bulan 548 Guru di Manokwari Papua Barat Tidak Terima Honor
KOMPAS.COM
Tenaga Guru honor menemui Bupati Manokwari(Adlu Raharusun )

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Ratusan guru mendatangi Kantor Bupati Manokwari, Senin (21/3/2022).

Mereka menyampaikan bahwa belum menerima upah selama berbulan-bulan.

Setidaknya ada 548 guru honorer di Manokwari, Papua Barat.

Beberapa di antara mereka ada yang belum menerima honor selama 3 bulan.

Baca juga: KKB Bakar Puskesmas, Rumah Guru, dan 13 Unit Rumah Warga di Paniai Papua

Bahkan ada guru yang 6 bulan belum menerima honor.

Bupati Manokwari, Hermus Indou, yang menemui para guru menyebutkan segera menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Terkait dengan honor atau gaji dari pegawai honorer akan dirapatkan khusus,” kata Bupati Hermus.

Hermus menjelaskan, pihaknya sudah memerintahkan Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Manokwari untuk memproses pengangkatan para guru honor tersebut menjadi ASN melalui mekanisme Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Terkait upaya Pemkab Manokwari untuk mengangkat bapak-ibu sebagai ASN melalui mekanisme P3K di Pemkab Manokwari, saya sampaikan kepada bapak-ibu bahwa Pemkab Manokwari sudah mengupayakannya dan sudah memerintahkan kepada BKPP untuk segera memprosesnya," tandas dia.

Baca juga: Massa Minta Kabupaten Mimika Barat Dimekarkan, Alex Mansai: Kami Butuh Pembangunan

Bupati meminta mereka menyerahkan persoalan tersebut pada Pemkab Manokwari.

"Jadi sesudah ini mekanisme pemberkasan dan lain sebagainya sudah bisa diproses. Adik-adik sudah pasti diangkat jadi pegawai P3K. Formasinya sudah ada dan adik-adik sudah melalui proses adminsitrasi dan lain sebagainya sudah dilakukan,” ungkap dia.

Bupati Hermus meminta agar mereka melaporkan persoalan kepada pemerintah daerah, bukan ke instansi lain.

“Saya cuma minta, kalau ada masalah tolong dilaporkan kepada bupati. Jangan melalui mekanisme yang seolah-olah ada orang yang mau cari muka dengan adik-adik padahal dia tidak berjuang untuk adik-adik semua,” katanya.

Baca juga: Wali Kota Jayapura Minta Para Guru Fokus Mengajar, Tidak Berjualan di Sekolah

Dalam kesempatan itu, Hermus juga meminta para guru untuk bersabar.

“Jadi khusus tenaga P3K guru saya minta dengan hormat untuk bersabar. Segala sesuatu ada waktunya. Yang paling penting adik-adik hari ini sudah mendapatkan tempat untuk bertugas. Itu jadi argumentasi untuk adik-adik bisa diusulkan jadi pegawai P3K," kata dia.

"Yang penting sudah masuk database, itu sudah. Kecuali yang baru masuk mendaftar dan menjadi pegawai honor baru harus tunggu. Kita proses yang lama selesai dulu baru mencari jalan untuk yang baru lagi,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved