Subsidi Minyak Goreng Papua

Tidak Ada Mafia Minyak Goreng, DPR RI: Adanya Kesalahan Kebijakan dan Pengaturannya, Sindir Mendag?

Menurut Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel, ini hanya masalah hilir dan bukan masalah hulu.

Tribun-Papua.com/Calvin Erari
Minyak goreng kemasan mulai tersedia di sejumlah supermarket yang ada di Kota Jayapura, Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Buntut dari kebijakan subsidi minyak goreng ialah kelangkaan stok dan mahalnya harga yang dipasang.

Berangkat dari situ, pemerintah menduga adanya mafia minyak goreng yang menyabkan persoalan tersebut terjadi.

Namun, Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel, berpendapat lain.

Baca juga: Mendag Sebut Sudah Laporkan Mafia Minyak Goreng ke Polisi: Semoga 1-2 Hari ke Depan Bisa Diungkap

Menurutnya, tidak ada mafia minyak goreng.

Yang ada justru ketidaktepatan dalam regulasi tata niaga.

 “Di sektor pangan memang ada mafia di sejumlah komoditas, tapi tidak ada di minyak goreng. Yang ada adalah ketidaktepatan dalam regulasi sehingga pengusaha mencari celah untuk mencari keuntungan,” katanya melalui siaran persnya, Senin (21/3).

Kata Rachmat, persoalan minyak goreng ini berkaitan dengan pengaturan dalam tata niaga dan juga masalah dalam kepemimpinan, manajerial, dan pendekatan dalam mengelola tata niaga minyak goreng.

Baca juga: Terungkap Adanya Tambang Emas di Lokasi Gangguan KKB Paniai, Kadis ESDM Papua: Itu Ilegal

Hal itu ia sampaikan saat diwawancara wartawan di sela-sela mengikuti pertemuan Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-144 di Bali.

“Yang ada adalah kesalahan kita dalam mengatur dan membuat kebijakan. Itu saja. Namanya pengusaha ya cari untung. Dia lihat ada celah dalam peraturan, lengah, ya dia masuk. Jadi, jangan kita langsung mencap bahwa ini adalah mafia,” katanya.

Gobel mengatakan, kementerian perdagangan seharusnya memiliki strategi dalam menghadapi gejolak harga akibat meningkatnya permintaan pasar global terhadap CPO dan minyak goreng. Indonesia adalah negara agraris penghasil CPO dan minyak goreng terbesar di dunia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved