Papua Terkini

Jelang Ramadahan, Pedagang di Jayapura Mengaku Kesulitan Dapat Pasokan Bawang Putih

Menjelang pelaksanaan bulan suci Ramadhan, pedagang di Kota Jayapura, Papua mulai merasa kesulitan pasokan bawang putih

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari
Suasana di tempat jualan Ibu Asniyati di Pasar Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, Selasa (29/03/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvinre Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Menjelang pelaksanaan bulan suci Ramadhan, pedagang di Kota Jayapura, Papua mulai merasa kesulitan untuk mendapatkan pasokan bawang putih dari luar Papua.

Demikian salah satu pedagang bawang di Pasar Hamadi, Asniyati (33), kepada Tribun-Papua.com, di Jayapura, Selasa (29/03/2022).

"Bawang putih susah karena kapal dari luar Papua hanya membawa bawang merah, sementara bawang putih tidak ada,"kata Asniyati.

Baca juga: Antre Panjang di SPBU Entrop, Sejumlah Supir Truk Mengeluh Sulit Mendapatkan Solar

Menurut Asniyati, kekurangan bawang putih menyebabkan harganya merangkak naik.

"Waktu minggu-minggu kemarin bawang putih masih lancar, kami jual Rp30 ribu perkilo, tetapi sekarang lagi susah, maka kita jual dengan harga Rp 40 ribu hingga Rp 45 ribu perkilonya," ujarnya.

Pasokan bawang putih bisa normal atau tidak, kata Asniyati, tergantung pengiriman.

Baca juga: MK Tolak Permohonan Perpanjangan Batas Usia Pensiun TNI, Anwar Usman Beberkan Alasannya

"Karena pengiriman dari luar Papua itu kadang-kadang. Kalau pas lagi lancar, yah berarti harganya kembali normal,"katanya.

Meski demikian, menurut dia, pekan depan pasokan bawang putih sudah kembali aman," ujarnya.

Sementara untuk pasokan bawang merah, menurut Asniyati, sejauh ini masih aman.

Baca juga: Kapolres Nduga: Bandara Kenyam Papua Sudah Kondusif

"Kalau bawang merah aman-aman saja, karena kapal yang masuk lancar membawa bawang merah,"ujarnya.

"Bawang merah Rp 50.000 perkilo, ini harga nomal selama ini, yang kita jual,"katanya

Hingga kini, tambah dia, pasokan bawang merah dan bawang putih mayoritas didatankan dari Surabaya, Jawa Timur.(*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved