Jelang Ramadan 2022, Simak Aturan Mandi Wajib sebelum Melakukan Puasa

Untuk dapat melaksanakan ibadah puasa Ramadan, sudah sepatutnya kita mengatahui syarat sah nya puasa.

Editor: Claudia Noventa
freepik.com
Ilustrasi Ramadan 

TRIBUN-PAPUA.COM - Umat muslim akan segera menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Untuk dapat melaksanakan ibadah puasa Ramadan, sudah sepatutnya kita mengatahui syarat sah nya puasa.

Di anataranya adalah mandi junub.

 Mandi junub adalah salah satu syarat sah sebelum menjalankan puasa.

Lantas, bagaimana jika lupa melaksanakan mandi wajib, apakah akan membatalkan puasa?

Baca juga: Cara Bayar Fidyah untuk Mengganti Utang Puasa Ramadan bagi Ibu Hamil hingga Lansia

Baca juga: Ikuti Ajuran Presiden Jokowi, Ini Titah Bupati Jayapura untuk Warga Soal Buka Puasa Bersama

Melansir Tribunnews.com, lupa mandi wajib atau mandi besar setelah berhubungan suami istri karena ketiduran tidak membuat puasa batal, simak penjelasannya.

Apabila sepasang suami istri setelah berhubungan tertidur hingga bangun kemudian tiba-tiba telah imsak atau Subuh, masih bisa mengejar waktu berpuasa dengan cara mandi besar saat itu juga.

Hal ini disampaikan Ketua Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir IAIN Surakarta, Tsalis Muttaqin, Lc, M.S.I. dalam video Tribunnews berjudul TANYA USTAZ: Apakah Mimpi Basah Membatalkan Puasa? yang diunggah pada 20 April 2020, lalu.

"Bagaimana ketika suami istri bersetubuh di malam hari?"

"Ternyata ketiduran, tahu-tahu sudah dengar imsak, tahu-tahu sudah dengar azan Subuh, apakah batal puasanya?" ujarnya.

Ia menuturkan, berdasarkan mazhab Imam Syafi'i, hal tersebut tidaklah batal.

Karena hubungan suami istri dilakukan malam hari saat tidak melaksanakan puasa.

Meski begitu, keduanya wajib mandi besar dan kemudian melaksanakan salat Subuh.

"Menurut mazhab Imam Syafi'i, puasanya tidak batal."

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved