Kesehatan

Kadinkes Reynold Ubra Sebut Angka Kesembuhan TB di Mimika Capai 75 Persen

Angka kesembuhan Tuberkolosis (TB) di Kabupaten Mimika, sudah mencapai 75 persen.

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUB-PAPUA.COM, TIMIKA- Angka kesembuhan Tuberkolosis (TB) di Kabupaten Mimika, sudah mencapai 75 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra mengatakan untuk kasus TB sejauh ini telah mencapai 1.700 penderita dan sekitar 900 atau 75 persen orang sudah dinyatakan sembuh.

Baca juga: Perjuangkan Kenaikan Kelas Kantor Imigrasi Mimika, Kakanwil: Kelak Jadi Legasi

"Sisanya masih dalam pengawasan dan pengobatan. Untuk TB ini butuh waktu lama diantara 6 bulan hingga 1 tahun,"kata Kadinkes Mimika, Reynold Ubra kepada Tribun-Papua.com, Jumat (1/4/2022)

Menurut dia, secara keseluruhan TB bisa dikendalikan. Bisa dilihat dari angka temuan kasus dan juga dapat dilihat dari pengobatan yang kini sudah mencapai 75 persen.

Baca juga: Jelang Rakerwil Partai NasDem, Jhony Banua Rouw : Pertahankan Kemenangan di Papua

"Kami akan mengejar 10 persen lagi sesuai target 85 persen," ujarnya.

Lanjut dia, untuk kasus TB menurun, kini berada dikisaran 0,6 persen. Namun, yang menjadi perhatian pemerintah adalah TB yang diderita oleh anak.

Baca juga: Aparat Gabungan TNI-Polri Disiagakan Antisipasi Demo, Kapolres : Jika Ada yang Berkumpul Dibubarkan

"Ini perlu dilakukan investigasi kontak dan skrining TB dengan target 100.000 orang yang kami skrining dan akan dirilis pada Juni 2022,"katanya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga terus melakukan investigasi TB kontak serumah dan memberikan pengobatan kepada pasien.

Baca juga: Selain Boaz Solossa, Ini Penyebab Persipura Degradasi

Ia menambahkan, secara keseluruhan hingga tahun 2021 kinerja untuk pengendalian TB di Mimika sudah mulai membaik.

"Namun tantangan kami adalah menjaga kesinambungan dan kontak erat apalagi saat ini kita masih berada dalam pandemi Covid-19 dimana semua nakes melakukan pekerjaan dobel,"tambah dia. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved