Pemkot Jayapura

Di Hadapan Pejabat Negara PNG, Wali Kota Jayapura Tegaskan Warganya Sejahtera Bersama Indonesia

Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano mencuri perhatian publik saat menyambut dua wali kota dari negara Papua Nugini (PNG). Begini aksinya..

Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
JAYAPURA TERKINI - Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano (BTM), saat menandatangani pembaruan MoU Sister City atau Kota Kembar, antara Pemerintah Kota Vanimo dan Wewak, di Abepura, Kamis (7/4/2022). 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano mencuri perhatian publik saat menyambut dua wali kota dari negara Papua Nugini (PNG) dalam program sister city di Kota Jayapura, Kamis (7/4/2022).

Di hadapan dua pejabat negara tetangga tersebut, Benhur menegaskan warga Kota Jayapura jauh lebih sejahtera selama bersama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dua pejabat negara PNG yang hadir; Pemerintah Kota Vanimo diwakili oleh Wakil Konsulat Papua Nugini di Jayapura Shirley Laukai dan Wali Kota Wewak di Provinsi Sepik Timur, John Nawas.

Baca juga: Sambut Pemkot Vanimo dan Wewak PNG, BTM: Warga Kota Jayapura Sejahtera Bersama NKRI 

BTM sapaat akrabnya menyampaikan warga Kota Jayapura sangat merasakan pembangunan sebagaimana implementasi Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

"Masyarakat saya sangat menikmati pembangunan, dan kami terus berupaya meninngkatkan kesejahteraan warga kami melalui program pembangunan yang ada,"ujar BTM dalam sambutannya, diikuti Tribun-Papua.com, di bilangan Abepura, Kamis (7/4/2022).

BTM menyebut persamaan antara Kota Jayapura, Vanimo, dan Wewak, ialah sama-sama ibu kota provinsi, memiliki kesamaan geografis, dan satu daratan serta memiliki hubungan kekerabatan. 

"Faktor inilah yang membuat kita memiliki kesamaan dan hubungannya erat, serta membuat masyarakat asli saling berimigrasi," katanya.

Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano saat menandatangani pembaruan MoU Sister City atau Kota Kembar, antara Pemerintah Kota Vanimo dan Wewak, di Abepura, Kamis (7/4/2022).
Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano saat menandatangani pembaruan MoU Sister City atau Kota Kembar, antara Pemerintah Kota Vanimo dan Wewak, di Abepura, Kamis (7/4/2022). (Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara)

Karenanya, BTM berharap melalui kerjasama Sister City atau Kota Kembar, dapat meningkatkan aktivitas masyarakat di kota masing-masing untuk saling kunjung mengunjungi. 

"Kami Pemerintah Kota Jayapura juga telah mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Papua untuk dapat membuka pintu perbatasan Indonesia dan PNG di Skouw, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat," tambahnya. 

BTM menyampaikan, Jembatan Youtefa di Kota Jayapura menjadi satu akses transportasi menuju Papua Nugini.

"Dengan pembangunan Jembatan Youtefa, maka memperpendek jarak satu menuju daerah perbatasan," tandasnya.

Baca juga: BTM Harap Kerja Sama Sister City Dapat Jadikan Jayapura Contoh Kota Modern di Kawasan Pasifik 

Benhur berharap, hubungan bilateral kedua negara dapat lebih baik ke depan. Demikian juga kerja sama persahabatan melalui Sister City. 

"Sister City ini juga kaitannya dalam mendorong pemerintah, khususnya Kota Jayapura, Vanimo dan Wewak untuk bekerja sama dalam berbagai bidang," katanya.

Pria asli Port Numbay itu mengharapkan adanya peningkatan hubungan ingernasional, promosi kearifan lokal di Jayapura, Vanimo, dan Wewak. (*) 

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved