Papua Terkini

DPRD Minta Pemkab Lanny Jaya Selesaikan Nasib 10 Persen CPNS Formasi 2018

Pemerintahan Kabupaten Lanny Jaya segera menyelesaikan nasip10 persen Calon Pegawai Nageri Sipil (CPNS) Formasi 2018 Orang Asli Papua

Foto Demis for Tribun-Papua.com
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Lanny Jaya Demis Tabuni, saat memberikan arahan kepada demonstrasi yang menanyakan 10 Persen nasib mereka. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pemerintahan Kabupaten Lanny Jaya segera menyelesaikan nasip10 persen Calon Pegawai Nageri Sipil (CPNS) Formasi 2018 Orang Asli Papua (OAP).

Demikian disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Lanny Jaya, Demis Tabuni kepada Tribun-Papua.com, Kamis (7/4/2022) melalui sambungan telepon.

Baca juga: Laporan Sudah Masuk ke Badan Yudisial PSSI, BTM: Kalau Berjalan Baik, Persipura Tetap di Liga 1

"Kami minta pemerintah Lanny jaya segera selesaikan nasip sepuluh persen CPNS Formasi 2018 OAP,"kata Demis.

Demis mengatakan, beberapa waktu lalu melalui Demo yang difasilitasi Forum Peduli Pembagunan Kabupaten Lanny Jaya (FPP-KL), para pendemo meminta agar kuota hasil tes CPNS non orang asli Papua yang melebihi sepuluh persen, dikembalikan kepada putra daerah setempat.

Baca juga: PLBN Skouw Segera Dibuka untuk Umum, Gerakkan Roda Ekonomi di Perbatasan?

"Pendemo minta agar 10 persen hasil CPNS itu diberikan kepada putra daerah setempat.
dan aspirasi itu kami (DPRD) telah serahkan kepada bupati,"ujarnya.

"Yang kemudian bupati sudah melaporkan kepada Menpan RB untuk sepuluh persen dikembalikan kepada anak-anaklanny jaya yang nilai memenuhi syarat,"katanya.

Baca juga: Park Hang-seo Disebut Gugup saat Tahu Vietnam Segrup dengan Indonesia, Buru-buru Tinggalkan Ruangan

Menurut dia, nasip dari sepuluh persen untuk orang asli Papua ini bupati telah berupaya, kini tinggal bagimana tindakan dinas terkait untuk proses selanjutnya.

"Nasip mereka harus diselesaikan dengan baik oleh Badan Kepegawaian Daerah, dan untuk saat ini sudah sampai dimana prosesnya,"ujarnya.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa untuk Kota Jayapura Papua Hari Ini, Kamis 7 April 2022

Menurut dia, apa bila belum menyelesaikan nasip mereka maka rencana Diklat Formasi 2018 sementara waktu ditunda, selesaikan semua lalu melakukan diklat.

"Selesaikan nasip 10 persen OAP karena ini juga Formasi 2018. Diklat tidak dilakukan sebelum ada kejelasan hasil kepada sepulu persen ini,"katanya.

Baca juga: Perayaan Paskah: Simak Makna, Sejarah, hingga Penetapan Tanggalnya

Dia menyebut, untuk formasi CPNS Formasi 2018 yang belum lengkap berkasnya hingga kini, seharusnya bisa cepat diselesaikan lalu melakukan diklat.

"Dinas terkait dan Sekretaris Daerah (SEKDA) segera tindak lanjut persoalan ini agar mereka bersama sama melakukan diklat CPNS Formasi 2018,"tambah dia. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved