Papua Terkini

RESMI, Pertamina Larang Konsumen Beli Pertalite Pakai Jeriken

Pertamina resmi mengeluarkan aturan tentang pelarangan pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite menggunakan jeriken.

Editor: Roy Ratumakin
KOMPAS.COM/Ahmad Riyadi
Pertamina menjamin stok Pertalite aman sesuai kebutuhan dan tidak ada kenaikan harga. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURAPertamina resmi mengeluarkan aturan tentang pelarangan pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite menggunakan jeriken.

Hal ini merujuk pada kenaikan BBM pasca-Pertamax menjadi sorotan belakangan ini.

"Sehubungan dengan perubahan status Pertalite dari Jenis BBM Umum (JBU) menjadi Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP), maka bersama ini kami tegaskan bahwa SPBU/Lembara Penyalur DILARANG melayani pembelian Pertalite dengan jeriken/drum yang digunakan untuk diperjualbelikan kembali (pengecer)," ujar Fedy Alberto, Region Manager Retail Sales Jatimbalinus, dalam keterangan resminya.

Baca juga: Pertamina Klaim Suplai BBM Wilayah Papua-Maluku Aman

Fedy menambahkan, aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) harus menjadi perhatian utama pelayanan di SPBU/Lembaga Penyalur BBM, mengingat Pertalite merupakan BBM jenis Gasoline yang termasuk kategori barang mudah terbakar.

"Apabila terjadi pelanggaran pelayanan Pertalite, maka akan diberi pembinaan/sanksi sesuai ketentuan yang berlaku," kata Fedy.

Satu di antara stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Jayapura yang sudah tak terlihat antrean kendaraan saat mengisi bahan bakar minyak (BBM).
Satu di antara stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Jayapura yang sudah tak terlihat antrean kendaraan saat mengisi bahan bakar minyak (BBM). (Dok. Pertamina)

Definisi dari JBKP dijelaskan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.

Baca juga: Solar Subsidi Langka, Antrean Panjang Truk di Pom Bensin, Pakar: Pertamina Tak Siap Cadangan Minyak

JBKP adalah bahan bakar yang berasal dan/atau diolah dari minyak bumi yang telah dicampurkan dengan bahan bakar nabati (biofuel) sebagai bahan bakar lain dengan jenis, standar, dan mutu tertentu yang didistribusikan di wilayah penugasan.

Sementara untuk Pertalite sendiri, berarti pemerintah memberikan penugasan kepada Pertamina untuk mendistribusikan Pertalite di wilayah tertentu dan disertai penetapan kuota tahunan yang disubsidi. Subsidi dari pemerintah ke Pertamina diambil dari dana APBN. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul - Resmi, Pertamina Larang Konsumen Beli Pertalite Pakai Jeriken

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved