Persipura

Kopaja dan Persipura Mania Tuntut PSSI, Mutiara Hitam Tetap di Liga 1

Komunitas Papua Jawa (Kopaja) dan Persipura Mania akhirnya mendatangi Markas Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Jumat (8/4/2022).

Penulis: Stella Lauw | Editor: Musa Abubar
Istimewa
Kedatangan Kopaja Dan Persipura Mania ke Markas PSSI 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tyo Effendy

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA- Komunitas Papua Jawa (Kopaja) dan Persipura Mania akhirnya mendatangi Markas Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Jumat (8/4/2022).

Gabungan pemerhati nasib skuad Mutiara Hitam itu menuntut pada federasi agar Persipura tetap bertahan di Liga 1.

Sebagai dasar utama, indikasi sepakbola Gajah yang di mainkan pada laga pamungkas, antara Persib Bandung dan Barito Putra sangat merugikan Persipura.

Baca juga: VIRAL Siswi SMA di Palopo Dianiaya Kelompok Remaja, Dipicu Masalah Asmara

Pihaknya akhirnya dapat bertemu dengan Sekjen PSSI Yunus Nusi dan menyampaikan tujuh tuntutan utama.

Dalam rilis yang diterima Tribun-Papua.com, berikut tuntutan Kopaja dan Persipura Mania sebagai berikut :

1. Agar PSSI mendiskualifikasi Persib Bandung dan Barito Putera, karena telah merusak citra sepakbola Indonesia dengan praktek sepakbola gajah

Baca juga: Kemenkominfo Ingatkan Pers Jadi Pilar Demokrasi, Kualitas Perlu Dibangun

2. PSSI segera mengembalikan tiga poin Persipura dan menggelar ulang pertandingan Persipura Jayapura vs Madura United karena alasan Covid-19.

3. Agar PSSI mengubah atau membuat regulasi untuk menambah kuota peserta liga 1 tahun 2022 menjadi 21 klub / kesebelasan.

Baca juga: Timnas Futsal Indonesia Vs Myanmar di Semifinal Piala AFF 2022, Evan Soumilena Cs Bakal Tampil Beda

4. Memulangkan ke negara asalnya dan menjatuhkan sangsi kepada David Da Silva dan membersihkan mafia dari sepakbola Indonesia.

5. Kami memberi waktu kepada PSSI untuk menyelesaikan persoalan atau masalah Persipura dalam waktu 7 x 24 jam sejak pernyataan sikap ini disampaikan.

Baca juga: Biang Kerok Persipura Turun Kasta, Sang Mantan Kini Dapat Jabatan Baru di Liga 1

6. Jika pernyataan sikap kami tidak ditanggapi oleh PSSI dalam waktu 7 x 24 jam, maka kami akan memobilisasi aksi yang lebih besar ke istana negara dan DPR RI untuk membekukan PSSI.

7. Permasalahan Persipura jika tidak mampu atau dengan sengaja tidak di respon atau ditanggapi maka Rakyat Papua membawa persoalan ini ke otoritas sepakbola internasional. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved