Info Merauke

Dokter : Warga Merauke Antusias Ikuti Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-Langit

RSBP Merauke bekerjasama dengan SmileTrain yang disponsori Penerbit Erlangga menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit

Penulis: Hidayatillah | Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Hidayatillah
Pasien bibir sumbing usia 3 tahun yang menunggu giliran operasi di RSBP Merauke, Sabtu (9/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hidayatillah

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Rumah Sakit Bunda Pengharapan Merauke bekerjasama dengan SmileTrain yang disponsori Penerbit Erlangga menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit secara gratis.

Baksos tersebut berlangsung di ruang operasi RSBP, Merauke, Papua, Sabtu (9/4/2022).

“Tujuannya, kita beramal bagi mereka yang mengalami kelainan pada bibir dan langit-langitnya,"kata Direktur RSBP Merauke, sr. dr. Bertha, PRR kepada Tribun-Papua.com disela-sela kegiatan operasi.

Baca juga: Sedang Mandi dan Mancing, Anak-Anak Temukan Bayi Tersangkut di Batu

Tapi juga, kata dia, dalam rangka perayaan paskah 2022 bagi umat kristiani dan beramal dibulan Ramadan bagi umat islam.

Dia mengatakan, RSBP memiliki keinginan memberikan pelayanan dan fasilitas bagi pasien yang belum terjamah.

Baca juga: Siap Mengulang Memori Manis Tahun 2010 : Ambisi Timnas Futsal Indonesia Bawa Pulang Gelar Juara

Selain operasi bibir sumbing dan sumbing langit-langit, menurut dia, ada banyak kegiatan baksos pengobatan gratis yang sementara dilakukan.

Menurut sr. dr. Bertha, antusias masyarakat luarbiasa. Bahkan, ada pasien terbang jauh-jauh dari Kabupaten Nabire ke Merauke. Berangkat sejak 5 April 2022 dan tiba 6 April 2022.

Baca juga: Musim Depan, PSM Makassar Berencana Gunakan Stadion Mandala Jayapura Jadi Homebase?

“Kemarin pasien kami datangkan dilakukan pemeriksaan darah lengkap dan pemeriksaan yang perlu untuk operasi,"ujarnya.

"Tadi pukul 05.00 WIT keluarga sudah datang mengantri giliran operasi, nanti setelah operasi mereka bermalam dulu. Observasi apakah operasinya bagus atau tidak,”katanya.

Baca juga: Pendaftaran IPDN 2022 Dibuka: Syarat, Cara Daftar, Cek Kuota Untuk Papua-Papua Barat 

Dia menjelaskan, syarat operasi bibir sumbing dan langit-langit adalah anak berusia diatas 3 bulan dan tidak lanjut usia (lansia) yang memiliki gangguan bibir sumbing dan celah langit.

“Pesertanya ada 13 orang. 11 anak (3 bayi, red) dan 2 orang dewasa,”ujarnya.

Baca juga: Minim Pengetahuan Jakarta atau Siasat Elit Lokal Soal Pemakaran Papua?

sr. dr. Bertha mengaku, baksos operasi tersebut sudah pernah dilakukan RSBP pada 2018 silam.

Menurut dia, tenaga medis yang dikerahkan untuk operasi antara lain dokter spesialis bedah rekonstruksi, spesialis anastesi, penata anastesi, dan perawat.

Baca juga: Persipura Degradasi, Ketua BCN 1963: Setop Salahkan Tim Lain, Fokus Liga 2

Tim dari SmileTrain yang terlibat operasi bersama tim RSBP yaitu dr. Yantoko, SpBP-RE, dr. Corry, SpAn, Arif dan Agnes.

“Kita harapkan banyak orang yang dapat dilayani. Mengalami penyembuhan dan suka cita, bisa tersenyum dengan bibir dan mulut yang rapi. Banyak orang bahagia,”tambah dia.(*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved