Remaja di Riau Dipaksa Ibunya Berhubungan Badan dengan Ayah Tiri, Diancam Diusir jika Menolak

Ibu berinisial IN (41) memaksa putrinya yang berinisial TS (17) untuk berhubungan badan dengan suaminya, SY (45) yang merupakan bapak tiri korban.

Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi pelecehan seksual - Seorang ibu berinisial IN (41) memaksa anak kandungnya yang berinisial TS (17) untuk berhubungan badan dengan suaminya, SY (45) yang merupakan bapak tiri korban. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang ibu berinisial IN (41) memaksa anak kandungnya yang berinisial TS (17) untuk berhubungan badan dengan suaminya, SY (45) yang merupakan bapak tiri korban.

Peristiwa itu terjadi di di Desa Geringging Baru, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Akibat perbuatannya itu, kini IN dan SY telah dijebloskan ke penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kedua pelaku ditangkap, Jumat (8/4/2022).

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Kuansing AKP Boy Marudut Tua mengatakan, pelaku sudah berulang kali berhubungan badan dengan anak tirinya.

Baca juga: Kakek dan Ayah Tiri Cabuli Anak Berusia 14 Tahun di Timika

Aksi terakhir pada Selasa (5/4/2022), di rumah pelaku di Desa Geringging Baru, Kecamatan Sentajo Raya.

Korban ini adalah anak kandung dari pelaku IN.

Sedangkankan SY suami baru IN, yang menikah tiga bulan lalu.

"Kedua pelaku ini mengaku pasangan suami istri, tetapi tidak ada dokumen pernikahan. Pernikahan hanya sebatas pengakuan," sebut Boy dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Sabtu (9/4/2022).

Kasus ini mulanya, SY mengajak IN untuk berhubungan badan.

Namun, sang istri menolak dengan alasan sedang sakit.

Baca juga: Ayah Rudapaksa Putri Kandungnya saat Sekamar dengan Istri, Terbongkar setelah Korban Cerita ke Teman

Entah apa isi kepala IN hingga menyuruh anaknya untuk melayani nafsu bejat suaminya.

Kata Boy, IN memaksa korban untuk mau berhubungan badan dengan bapak tirinya itu.

"Korban sempat menolak, tetapi ibunya marah lalu dipukul. Korban juga diancam akan diusir dari rumah," kata Boy.

Kepada polisi, SY mengaku sudah enam kali melakukan perbuatannya. Korban dilarang keluar rumah.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved