Papua Terkini

Transaksi Non Tunai Terus Tumbuh, Bank Indonesia Gencarkan GNNT hingga Uji Coba QRIS Antarnegara

Hal ini diutarakan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Papua Juli Budi Winantya, di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Papua

istimewa
ilustrasi elektronifikasi 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Papua menyebutkan bahwa sarana pembayaran non tunai lebih efisien ketimbang pembayaran menggunakan uang tunai.

Hal ini diutarakan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Papua Juli Budi Winantya, di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Papua, Selasa (12/4/2022).

"Pada saat berbelanja kami mengajak untuk menggunakan sarana non tunai,"katanya.

Kata Juli Budi, sarana non tunai semisalnya berbelanja, gunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Baca juga: Implementasi QRIS, Nikmati Transaksi Cemumuah

"Kami mengajak berbelanja secara non tunai untuk menjaga kesehatan kita semua,"ujarnya.

Pihaknya mengimbau untuk menggunakan non tunai agar lebih efisien.

"Jadi mari kita belanja dengan menggunakan QRIS, e-money, kartu debit, maupun kartu kredit, supaya lebih efisien dan juga untuk upaya menjaga kesehatan kita semua," tambah dia.

BI Gencarkan GNNT

Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) memang sejak awal terus digencarkan pemerintah melalui Bank Indonesia.

Dikutip dari situs resmi Bank Indonesia, tujuan GNNT menciptakan sistem pembayaran yang aman, efisien dan lancar, yang pada gilirannya dapat mendorong sistem keuangan nasional bekerja secara efektif dan efisien.

GNNT juga diharapkan mampu meminimalisasi kendala dalam pembayaran tunai, seperti uang tidak diterima karena lusuh, sobek, tidak layak edar, dan meningkatkan efisiensi saat transaksi di mana masyarakat tidak perlu membawa uang dalam jumlah besar.

Dengan demikian, dapat meningkatkan efektivitas transaksi yaitu menghindari adanya kesalahan hitung atau human error. Pada gilirannya GNNT dapat mewujudkan ekosistem cashless society.

Baca juga: Minimalisasi Pungli, BNI Buka Layanan Bayar Parkir Pakai QRIS di Kota Jayapura

QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang lahir dari GNNT dinilai mempermudah transaksi karena bersifat nontunai atau cashless.

Pengamat keuangan Ariston Tjendra mengatakan, dengan QRIS ini, penjual cukup menggunakan satu QR saja meskipun aplikasi pembayaran berbeda-beda.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved