Hukum & Kriminal

5 Warga PNG Penyelundup 21 Kg Ganja Siap Edar Ditangkap di Jayapura

Lima pengedar ganja lintas negara asal Papua Nugini (PNG) ditangkap di Jayapura. Ganja siap edar seberat 21,9 Kg juga disita dari tangan pelaku.

Tribun-Papua.com/Raymond Latumahina
GANJA - Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Gustav Robby Urbinas (tengah) saat merilis barang bukti narkotika jenis ganja siap edar seberat 21 Kg serta tersangka di markasnya, Selasa (19/4/2022). 

Laporan wartawan Tribun-Papua.com, Raymond Latumahina

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Tim Opsnal Narkoba Polresta Jayapura Kota menangkap lima pengedar ganja lintas negara asal Papua Nugini (PNG).

Ganja kering siap edar seberat 21,9 Kg juga disita dari tangan para pelaku.

Kelima pelaku warga negara asing tersebut masing-masing berinisial BS (25), WMI (21), BAC (24), GA (29), dan SA (21).

Mereka diringkus aparat saat hendak memasuki wilayah Kota Jayapura menggunakan longboat melalui perairan  Kampung Enggros, Kota Jayapura, Papua, Selasa, pekan lalu.

Baca juga: Penyelundup 20 Paket Ganja Ditangkap di Pelabuhan Jayapura

Kapolreta Jayapura Kota Kombes Pol Gustav Robby Urbinas mengatakan, temuan ini merupakan kasus penangkapan ganja terbesar yang pernah diungkap satuannya.

“Ini adalah kasus terbesar yang pernah kita tangkap, totalnya 21 Kg ganja siap edar yang dibawa masing-masing oleh kelima pelaku,” katanya dalam konferensi pers di halaman Mapolresta Jayapura Kota, Selasa (19/4/2022).

Gustav mengatakan, barang terlarang golongan I itu disimpan dalam wadah yang berbeda-beda, seperti karung ukuran 10 Kg, ember cat, dan plastik bening.

Dalam operasi ini, aparat awalnya menangkap delapan warga negara PNG yang berada di longboat tersebut.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, aparat menetapkan lima di antaranya jadi tersangka. Sedangkan tiga lainnya menjadi saksi.

“Satu dari delapan orang itu sempat melarikan diri, lompat dari longboat, tapi berhasil ditangkap setelah aparat mendapat laporan dari masyarakat sekitar,” tambahnya.

Gustav mengakui, kawasan perairan sendiri selama ini memang menjadi jalur favorit dan sering dilalui para penyelundup narkotika untuk masuk ke wilayah Kota Jayapura.

“Kalau lewat jalur darat atau jalur tikus sudah dibaca aparat, makanya mereka lebih sering menggunakan jalur perairan,” ungkapnya.

Baca juga: Tanam Ganja di Batas Negara, Pasutri di Keerom Papua Ditangkap

Kini, lima tersangka dijerat Pasal 111 Ayat (1) dan (2) tentang Narkotika dengan pidana paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

Kemudian, Pasal 111 Ayat (2) tentang narkotika dengan hukuman pidana seumur hidup, atau paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved