Kesehatan

Kampanye Cegah Stunting, Jeni Karay: Media Sosial Jadi Pengerak Edukasi Lokal

Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua, mengadakan Kampanye Percepatan Penurunan Stunting.

Jeni Karay for Tribun-Papua.com
Kegiatan Dalam upaya penurunan stunting Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua, mengadakan Kampanye Percepatan Penurunan Stunting di Hotel Horison Kotaraja lantai dua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dalam upaya penurunan stunting, Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua, mengadakan Kampanye Percepatan Penurunan Stunting di Hotel Horison Kotaraja lantai dua.

Kegiatan yang belangsung pada pukul 08.00 WIT ini, menghadirkan sejumlah anak muda mulai dari gereja, sekolah hingga influencer Papua.

Satu di antaranya Jeni Karay, yang mengharapkan banyak muda-mudi Papua bergerak secara masal, dalam menyuarakan hal ini.

Baca juga: Pengukuhan Duta Cegah Stunting dan Bunda Genre, Gubernur : Saya Apresiasi BKKBN

"Kami sangat mengharapkan anak muda Papua dalam kegerakan kampanye ini, supaya mendorong keluarga Papua sadar akan bahaya mendatang," kata Jeni kepada Tribun-Papua.com via telepon selular, Kamis (19/4/2022).

Dalam kegiatan ini pun, Jeni sapaan akrabnya mengungkapkan, kampaye lebih banyak dilakukan melalui media sosial.

"Kenapa harus media sosial, karena ini era digitalisasi semua informasi dicari di situ. Sehingga menjadi PR juga bagi kami, untuk mengemasnya secara instan dan asik gitu," ujarnya.

Cara seperti ini lah yang saat ini dikembangkan, lalu diolah untuk disajikan.

"Tentunya kami tidak bergerak sendiri ada BKKBN dan Duta Genre, komunitas lainnya untuk benar-benar mengedukasi warga," katanya.

Baca juga: Resmi Jadi Guru Besar Bidang Gizi, Menkes Minta Profesor Santi Ambil Andil Turunkan Kasus Stunting

Dirinya juga menjelaskan, kegiatan ini bukanlah kampanye sekali, namun berkelanjutan.

"Itu sebabnya banyak influencer dan komunitas yang didorong dalam acara ini, karena targetnya BKKBN sendiri permasalahan stunting dapat turun," ujarnya.

Menurutnya, masalah gizi kronis masih belum diketahui secara meluas oleh masyarakat di Tanah Papua.

Harapannya, anak-anak Papua dapat menjadi generasi tangguh, bebas dari kurang gizi.

"Pokoknya jangan ada stunting di antara kita, karena ini barang sepeleh banget tapi bisa jadi ancaman besar bagi masa depan kita semua," katanya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved