Penyerangan Posramil Kisor

Masih Ingat Pelaku Penyerangan Posramil Kisor, Ada Dugaan Intimidasi dari Polda Sulsel

Para terduga pelaku penyerangan Posramil Kisor saat ini menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Makassar.

Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
Proses rekonstruksi kasus penyerangan di Posramil Kisor, Kampung Maybrat, Papua Barat.(Humas Polda Papua Barat) 

Awalnya, pada persidangan sebelumnya para terdakwa telah bersaksi dan bersumpah bahwasanya mereka tidak terlibat dalam kasus penyerangan Posramil Kisor.

"Mereka mengaku tidak tau dan saat kejadian para terdakwa ini berada di tempat lain," imbuhnya.

"Bahkan para terdakwa mengaku saat pemeriksaan, mereka disiksa di Polres Sorong Selatan," ungkap pria asal Maybrat itu.

Sehingga, jaksa harus menghadirkan saksi verbalisan (penyidik yang periksa terdakwa) dihadirkan di PN Makassar, untuk menjelaskan terkait hal tersebut.

Anehnya, ucap Leo, sidang yang dijadwalkan pemerintah saksi verbalisan berubah menjadi pemeriksaan terdakwa.

Baca juga: Polisi Berhasil Tangkap Simpatisan KNPB di Manokwari Papua Barat, DPO Penyerangan Posramil Kisor

Ketika sidang dibuka, majelis hakim mempertanyakan para terdakwa, perihal pernyataan mereka yang sebelumnya atau mau diubah.

"Dengan spontan tiga orang terdakwa yakni RY, MY dan AK menyatakan dalam sidang untuk melakukan perubahan," ucap Leo.

"Pada saat itu majelis hakim mempersilahkan ketiga orang tersebut mengubah pernyataan, dan secara spontan mereka mengaku bahwasanya terlibat dalam kasus tersebut."

Kondisi Posramil Kisor, Maybrat, Papua Barat.
Kondisi Posramil Kisor, Maybrat, Papua Barat. (Dok Kodam XVIII/Kasuari)

Melalui pernyataan terdakwa yang berubah-ubah, Leo menilai, terjadi sebuah keganjilan dalam perkara Posramil Kisor.

Kemudian, majelis hakim tak lagi menghadirkan saksi verbalisan dalam persidangan itu.

Padahal, saat persidangan ketiga saksi verbalisan itu hadir dalam ruang sidang, untuk diambil keterangan.

Sementara, terdakwa lain yakni AY, YW, dan M mengaku tidak terlibat dalam kasus Posramil Kisor.

Selanjutnya, pihaknya melakukan kunjungan ke Polda Sulawesi Selatan, setibanya di sana ketiga terdakwa mengaku bahwasanya ada intimidasi dan tekanan.

Baca juga: 7 Terdakwa Penyerangan Posramil Kisor Mulai Disindangkan di PN Makassar

"Mereka mengaku ada intimidasi dan tekanan dari ketiga orang penyidik Polres Sorong Selatan, untuk mengakui serta merubah keterangan," ungkap Leo.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved