Papua Barat Terkini

Posramil Mare Papua Barat Diserang, LP3BH Manokwari Kutuk Tindakan Aparat TNI

Direktur Eksekutif Yan Christian Warinussy mengutuk keras penembakan oleh oknum prajurit TNI terhadap Frangky Nauw (50).

Editor: Roy Ratumakin
Dok. Pendam Kasuari
Frangky Nauw (50) seorang warga Kampung Nafasi sedang dilakukan perawatan di Puskesmas Ayamaru, Kabupaten Maybrat. 

TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI – Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari Yan Christian Warinussy mengutuk keras penembakan oleh oknum prajurit TNI terhadap Frangky Nauw (50).

Diketahui, Frangky Nauw adalah masyarakat sipil di Kabupaten Maybrat, Papua Barat yang ditembak di bagian kaki oleh anggota TNI di Posramil Mare, Papua Barat.

"Menempatkan tentara digaris terdepan di sebuah wilayah penuh dengan resiko," kata Yan Christian Warinussy dikutip dari laman TribunPapuaBarat.com, Senin (18/4/2022).

Baca juga: Dooor!, FN Tumbang Saat Serang Posramil Maybrat Papua Barat

Menurutnya, ketika orang mabuk dihadapi oleh anggota polisi beda perlakuannya dengan TNI di wilayah Papua.

"Kita lihat dari kronologis kejadian, mereka mabuk dan salah paham kemudian ada tindakan penganiayaan," ujarnya.

Sehingga, Frangky kembali mengambil alat tajam (parang), dan mencari orang yang menganiaya dirinya.

"Jika polisi pasti memiliki prosedur tetap untuk tangani persoalan ini, kalau tentara maka sudah pasti dia akan pertahankan diri," ucap Warinussy.

"Pastinya tentara tersebut akan melakukan penembakan terhadap yang melawan saat di tempat tugas."

"Saya sebagai direktur LP3BH dan praktisi hukum di Papua Barat, mengutuk keras tindakan itu," tegasnya.

Warinussy meminta, agar kasus yang terjadi di Posramil Mare, Kabupaten Maybrat, harus diselidiki sampai tuntas.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved