Advetorial

10 Tahun Benhur Tomi Mano Pimpin Jayapura, Ini Capaian 5 Bidang Prioritas Pembangunan

Waktu tak terasa berlalu begitu cepat, kini kepemimpinan Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano (BTM) segera berakhir

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Musa Abubar
Humas Pemkot Jayapura for Tribun-Papua.com
10 TAHUN BTM - Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano (BTM) dan Wakil Wali Kota Jayapura H Rustan Saru in frame, Senin (25/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Waktu tak terasa berlalu begitu cepat, kini kepemimpinan Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano (BTM) segera berakhir pada 22 Mei 2022 nanti.

Selama 10 tahun kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Nur Alam pada periode 2011 hingga 2016, dan Wakil Wali Kota H Rustan Saru periode 2017 sampai 2022 tentu menyisakkan banyak catatan menarik, khususnya dalam pembangunan.

Baca juga: 288 Orang Terima Vaksinasi Booster, Amsal Yowei: Saya Bersyukur Masyarakat Sangat Antusias

Edisi advertorial 10 tahun kepemimpinan kali ini, Tribun-Papua.com coba merangkum capaian 5 bidang prioritas pembangunan, mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, hingga pemerintahan umum.

Kota Jayapura dalam kepemimpinan Wali Kota Benhur Tomi Mano dan Wakil Wali Kota Rustan Saru memiliki visi ialah terwujudnya Kota Jayapura yang beriman, bersatu, mandiri, sejahtera, modern berbasis kearifan lokal.

Dari visi tersebut, dirincikan dalam 8 misi yang diemban BTM-Harus, yakni pertama meningkatkan kualitas hidup umat beragama, meningkatkan penataan kepemerintahan yang baik dengan dukungan kapasitas birokrasi yang profesional.

Lalu misi yang ketiga membangun kota yang bersih, indah, aman, dan nyaman, keempat meningkatkan kualitas hidup dan sumber daya masyarakat.

Baca juga: Jelang Idulfitri, Sat Samapta Polres Puncak Jaya Intensif Gelar Patroli

Selanjutnya, kelima, meningkatkan potensi kota sebagai kota jasa, perdagangan, pendidikan, pariwisata, dan utilitas kota yang berwawasan lingkungan.

Serta misi yang keenam, meningkatkan supremasi hukum dan kualitas demokrasi, dan misi ketujuh ialah memperkuat hak adat lalu memberdayakan masyarakat adat dan kampung.

Terakhir, misi kedelapan, yaitu mengejawantakan nawacita dalam pembangunan daerah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved