Pemekaran Papua

Jokowi Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Pemekaran Papua

Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa permintaan pemekaran wilayah di berbagai daerah di Indonesia merupakan rebutan.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Ilustrasi: Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama rombongan tiba di Bandara Sentani, dalam kunjungan menghadiri Natal Nasional 2014 di Kota Jayapura, Papua, 27 Desember 2014. Jokowi terlihat dipakaikan mahkota burung Cenderawasih oleh warga Papua. TEMPO/Cunding Levi 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Presiden RI Joko Widodo mengungkap fakta mengejutkan perihal pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di Papua.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menerima pimpinan Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (25/4/2022).

Dalam pertemuan tersebut, para pimpinan MRP dan MRPB memang menyampaikan aspirasi terkait sejumlah hal, termasuk di antaranya perihal pemekaran wilayah di Papua.

Selepas pertemuan, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD menjelaskan, Papua bukanlah satu-satunya daerah yang mengajukan pemekaran wilayah.

“Presiden Jokowi menjelaskan data bahwa pengajuan pemekaran wilayah di berbagai daerah itu banyak,” ujar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md., dikutip dari laman resmi Sekretariat Presiden.

Baca juga: Jokowi Ungkap Kemungkinan Masyarakat Boleh Buka Masker setelah Masa Transisi Menuju Endemi

Lebih jauh, orang nomor satu di Indonesia itu mengatakan, sebenarnya untuk minta pemekaran di berbagai daerah itu rebutan.

“Ada 354 permohonan pemekaran dan berdasarkan kepentingan, di Papua kita mengabulkan untuk tiga provinsi,” terangnya.

Demikian, terkait dengan daerah otonomi baru di Papua atau pemekaran, Mahfud menilai adanya pihak yang pro dan kontra merupakan hal biasa.

“Papua Barat justru minta juga agar dimekarkan.”

“Nah kalau ada yang setuju, tidak setuju, ya biasa,” kata Mahfud.

Baca juga: Lukas Enembe Dibuatkan Patung Pahlawan Olahraga, Terinspirasi Presiden Jokowi?

Bahkan, Jokowi mengungkap hal mengejutkan perihal pemekaran wilayah di Papua yang tak lain merupakan permintaan dari rakyat Papua.

“Hasil survei yang dilakukan oleh lembaga kepresidenan itu malah 82 persen rakyat Papua itu memang minta pemekaran itu, minta mekar,” ungkapnya.

Selain pemekaran Papua, aspirasi perihal otonomi khusus (otsus) Papua dan Papua Barat juga dibawa MRP dan MRPB kepada kepala negara.

“Itu tadi sudah disampaikan, dijawab oleh Presiden, misalnya Undang-Undang Otsus, undang-undangnya sudah jalan, sudah disahkan, sekarang ada yang menguji materi di MK.”

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved