Covid 19 Papua

Jelang Mudik, Vaksinasi di Puskesmas Sentani Meningkat Hingga 30 Persen

Dari peningkatan vaksinasi ini, ada masyarakat harus mengulang vaksin dari dosis pertama karena jarak sebelumnya sampai enam bulan.

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Putri Nurjannah Kurita
Kepala Puskesmas Sentani, dr Andrew Wicaksono saat memberikan keterangan terjadi peningkatan vaksinasi jelang mudik di Puskesmas Sentani, Sentani Kota, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (27/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN PAPUA.COM, SENTANI - Sekira 30 persen jumlah vaksinasi di Puskesmas Sentani meningkat jelang mudik, hal ini dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah tentang perjalanan.

Terutama pada perubahan kebijakan dua kali vaksin cukup untuk berangkat dan tak perlu antigen dan Real Tyme Polymerase Chain Reaction (PCR).

"Peningkatan cukup tinggi pada vaksin dosis kedua, jadi masyarakat yang vaksin karena keperluan pengurusan administrasi dibanding kesadaran kesehatan," kata Kepala Puskesmas Sentani, dr Andrew Wicaksono, Rabu (27/4/2022) di Puskesmas Sentani, Sentani Kota, Kabupaten Jayapura.

Baca juga: Airlangga Hartarto: Target Vaksinasi Dosis Pertama di Papua dan Papua Barat Belum Tercapai

Dari peningkatan vaksinasi ini, ada masyarakat harus mengulang vaksin dari dosis pertama karena jarak sebelumnya sampai enam bulan.

Pelayanan vaksin di Puskesmas Sentani cukup maksimal karena melayani dari Senin hingga Sabtu.

"Jumlah masyarakat kita dari wilayah kabupaten lain banyak yang belum vaksin tetapi dengan adanya aturan itu, mereka datang ke puskesmas untuk vaksin pertama," ujarnya.

 

 

Menurutnya, jika ditambah dengan vaksin ketiga peningkatannya sekira 20 persen hingga 30 persen.

Dikatakan, data vaksinasi Covid di pada medio 2021, vaksin pertama 10.251 orang dan vaksin kedua 8.313 orang.

Sementara itu, stok vaksin tergantung dari Pemerintah Provinsi Papua, di mana awalnya melayani vaksin Astrazeneca, Moderna, dan tersedia saat ini adalah Pfizer.

"Saat ini di Puskesmas Sentani tersedia 132 dosis, biasanya kalau sudah habis kami ambil di Dinas Kesehatan," ujarnya.

Baca juga: 288 Orang Terima Vaksinasi Booster, Amsal Yowei: Saya Bersyukur Masyarakat Sangat Antusias

Ia menjelaskan, vaksin dosis pertama enam dosis untuk enam orang, sementara Vaiser hanya dipakai setengah dosis jadi bisa sampai 12 orang.

Sekadar diketahui, saat ini Kabupaten Jayapura telah masuk zona hijau atau nol Covid-19, karena itu pelayanan di Puskesmas Sentani memilah antara ruang Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dan non ISPA.

"Masuk atau awal gejala Covid-19 sebenarnya mirip dengan ISPA namun secara spesifik Covid-19, saat ini memang sudah tidak ada. Jika ada gejala seperti itu, kami langsung melakukan antigen, tapi saat ini tidak ada," katanya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved