Papua Terkini

KNPI Papua Gelar Musda XIV, Haris Pertama : Harap Tidak Ada Dualisme

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua menggelar Musyawarah Daerah XIV

Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua menggelar Musyawarah Daerah XIV, Rabu (27/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua menggelar Musyawarah Daerah XIV

Musda XIV berlangsung di Ballroom, Hotel Grand Abepura.

Pantauan Tribun-Papua.com, Rabu (27/4/2022), pembukaan yang dijadwalkan pukul 09.00 WIT sedikit molor sehingga baru mulai pada pukul 12.00 WIT.

Baca juga: Ketemu Yan Mandenas, BCN 1963 Sampaikan 7 Tuntutan kepada Manajemen

Melalui momentum itu, Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama mengatakan, ia bersyukur bisa hadir secara langsung mengikuti Musyawara daerah XIV Provinsi Papua.

"Saya sangat bangga, bisa hadir secara langsung di Papua mengikuti Musda ini. Kenapa saya hadir, karena Papua dan Papua barat menjadi penentu kemenangan saya,"katanya.

Baca juga: Pelatih Ansan Greeners Ragu Melepasnya ke Timnas U-23 Indonesia, Begini Respons Asnawi Mangkualam

Haris mengatakan, Organisasi KNPI harus tetap satu. Dari Aceh hingga Papua harus satu.

"Selama saya pimpin, dari Aceh hingga Provinsi lainnya tidak ada dualisme. Sehingga saya berharap, untuk Provinsi Papua, bisa bersatu dan tidak ada dualisme,"ujarnya.

Menurutnya, di Provinsi Papua harus ada Konsolidasi pemuda. Sehingga tidak ada dualisme.

Baca juga: Istri Dianiaya Suami karena Dikira Selingkuh, Korban Dilempar Piring hingga Disiram Air Panas

"Saya harapkan, sebelum berakhirnya masa kepemimpinan saya. Saya ingin untuk di Papua sudah melaksanakan Musda Pemilihan Ketua. Sehingga ada Nahkoda untuk wadah ini,"katanya.

Ia juga berpesan, Kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua,untuk harus mengambil komitmen agar Organisasi KNPI hanya ada satu.

Baca juga: Kumpulan Ucapan dan Quotes Selamat Idul Fitri dalam Bahasa Inggris Lengkap dengan Artinya

"Pemprov papua harus mengambil komitmen untuk harus ada satu KNPI saja,"ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dalam Hal ini diwakili oleh kesbangpol Papua melalui Kabid Organisasi, Raymon Mote menyampaikan, Pemerintah melihat Pemuda adalah kader masa depan Papua.

Baca juga: Cara Pakai Cengkeh untuk Perawatan Tubuh, Atasi Rambut Rontok hingga Samarkan Noda di Wajah

"Kami Pemprov melihat Pemuda Papua adalah kader masa depan Papua dan juga Indonesia,"katanya.

Mote mengatakan, Pemerintah tidak membedakan KNPI dalam dua versi.

"Kami Pemerintah tidak membedakan versi A dan versi B. Kami melihat semua sama. Pemuda adalah tulang punggung masa depan papua,"ujarnya.

Baca juga: KKB Papua Dinilai Punya Pola untuk Aksi Balas Dendam, Sasar Aparat hingga Warga Sipil

Pemerintah Provinsi berharap, jangan lagi ada perbedaan antara KNPI. Karena perbedaan itu, timbul akibat kepentingan Pribadi.

"Pemuda harus disatukan dalam satu wadah. Dari pusat sampai kota/kabupaten harus sejalan. KNPI harus satu saja,"tambah dia. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved