Polisi Tangkap Puluhan Pekerja Tambang Emas Ilegal di Manokwari, 31 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

Ditreskrimsus Polda Papua Barat menangkap 46 pekerja tambang emas ilegal Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

(Humas Polda Papua Barat)
Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Ditreskrimsus Polda Papua Barat menangkap 46 pekerja tambang emas ilegal Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Tim gabungan Ditreskrimsus dan Sat Brimob Polda Papua Barat melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut pada Sabtu (16/4/2022).

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan, setelah dilakukan pengembangan, pihaknya menetapkan 31 pekerja sebagai tersangka.

"Polda Papua Barat telah melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana tambang tak berizin tersebut," ujar Adam, kepada TribunPapuaBarat.com, Rabu (27/4/2022).

Baca juga: Diduga Suplai Solar Subsidi ke Lokasi Tambang Emas Ilegal, Pria Ini Ditangkap Polda Papua Barat

Adam mengaku, dari 31 orang yang ditetapkan sebagai tersangka, dua di antaranya merupakan bos yang memperkerjakan tersangka lain di lokasi tambang tersebut.

"Ada tiga kelompok pendulang yang telah kita diamankan, termasuk dua orang bos," ucap Adam.

Kedua bos tersbeut berinsial ONK dan MS.

"Dari komplotan ONK ini ada 15 orang sudah kita amankan, dan MS sebanyak 10 orang," imbuhnya.

Adam mengatakan, dua orang itu berperan sebagai penyandang dana dan mempekerjakan para tersangka.

Selebihnya, terdapat enam orang pekerja lain dari kelompok pendulang tradisional yang ikut diamankan Polda Papua Barat.

Baca juga: Kronologi Terungkapnya Pencurian di Tambang Freeport, Viral Istri Pamer Harta: Pelakunya Karyawan

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved