Nasional

Sri Lanka Alami Krisis, Kemenkes Kirim 3 Ton Bantuan Obat dan Alat Kesehatan

Sri Lanka kini tengah mengalami krisis yang berdampak pada kelangkaan obat dan alat kesehatan.

Editor: Musa Abubar
Dokumen Kemenkes
Suasana Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha dan diterima oleh Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia dan ASEAN Yasoja Gunasekera di Gedung Gapura 

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA- Sri Lanka kini tengah mengalami krisis yang berdampak pada kelangkaan obat dan alat kesehatan.

Sebagai respons atas situasi tersebut, Pemerintah Indonesia mengirimkan 3.026 kg bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan esensial dan alat kesehatan untuk Pemerintah Sri Lanka.

Baca juga: 343 Personel Gabungan Diterjunkan Dalam Operasi Ketupat Cartenz 2022

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha dan diterima oleh Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia dan ASEAN Yasoja Gunasekera di Gedung Gapura, Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta pada Kamis (28/4/2022) dikutib dari Kemenkes.go.id.

“Dengan semangat kemanusiaan dan solidaritas sebagai negara sahabat, Indonesia bermaksud menyerahkan bantuan kesehatan untuk Pemerintah dan masyarakat Sri Lanka,” kata Sekjen Kunta.

Baca juga: SEA Games 2021: Prediksi 20 Pemain Timnas U-23 Indonesia yang Bakal Dipilih Shin Tae-yong

Sekjen menjelaskan dalam proses pengumpulan donasi kemanusiaan, Kemenkes menjalin komunikasi intens dengan Kementerian Luar Negeri, Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia, WHO Indonesia dan 9 perusahaan farmasi yakni PT. Dexa Medica Group, PT Bernofarma, PT Global Onkolab Farma (Kalbe Group), PT CKD Otto, PT. Jayamas, PT. Safelock, PT Ocean Medika, PT. Bara Sehat Jaya dan PT. Triton Manufactures.

Baca juga: 35 Ucapan dan Quotes Selamat Idul Fitri dalam Bahasa Inggris Lengkap dengan Artinya

Berkat bantuan program CSR dari kesembilan perusahaan tersebut, total donasi yang berhasil terkumpul senilai 22,1 miliar terdiri dari 11 item obat dan 8 item alat kesehatan.

“Atas donasi dan kerjasama dari seluruh pihak yang terlibat, bantuan donasi ini bisa diterima hari ini untuk selanjutnya diserahkan kepada Pemerintah Sri Lanka,”kata Sekjen.

Baca juga: Jelang Idul Fitri, Polisi Lakukan Pengecekan Minyak Goreng Curah dan Sembako di Pasar Tradisional

Sekjen mengatakan, bantuan tersebut dikirim dalam 2 kloter menggunakan pesawat kargo dari Bandara Soekarno-Hatta.

Kloter pertama diberangkatkan mulai Kamis (28/4/2022) dengan total berat 1.284 kg (1,2 ton) terdiri dari 8 item obat sitostatika dan 6 item alat kesehatan, senilai Rp. 4.527.331.397.

Baca juga: Gibran dan Sahroni Bicara Maju Bersama di Pilgub DKI saat Bertemu, Putra Jokowi: Kodenya Sudah Jelas

Kloter kedua, rencananya akan diberangkatkan tanggal 8 Mei 2022 dengan total berat 1.834 kilogram (1,8 ton) terdiri dari 2 item obat sitostatika, 1 suplemen untuk pasien kanker, dan 2 item alat kesehatan senilai Rp. 17.628.620.848.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved